• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Di Kapanewon Umbulharjo

    Thumbnail
    View/Open
    17513098.pdf (5.315Mb)
    Date
    2022-01-26
    Author
    MOKH. SATYA NOOR FEBRIANSYAH
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Objek perencanaan pada penelitian ini adalah Kapanewon Umbulharjo. Kapanewon Umbulharjo merupakan kecamatan yang berada di Kota Yogyakarta. Maka perencanaan pada penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui laju timbulan sampah dan merencanakan teknologi serta desain TPST di Kapanewon Umbulharjo beserta anggaran biaya yang diperlukan. Daerah perencanaan pada penelitian ini seluas 1108 m berdasarkan aspek teknis dan aspek non teknis. Untuk mengetahui laju timbulan sampah maka digunakan metode least square guna memproyeksi jumlah penduduk. Dari hasil perhitungan proyeksi penduduk dari 2011 – 2030 sebesar 71.486 jiwa. Lalu, jumlah laju timbulan sampah diperoleh 51 ton/hari. Dengan diketahui jumlah laju timbulan sampah untuk mengurangi total sampah yang dibuang, maka dilakukan pemanfaatan sampah yang dapat digunakan kembali. Salah satu teknologi yang digunakan untuk pemanfaatan kembali pada penelitian ini yaitu Refused Derived Fuel (RDF). RDF merupakan salah satu teknologi yang digunakan sebagai bahan bakar dari hasil pengolahan sampah memiliki kualitas yang konsisten. Dalam membuat produk RDF tersebut, metode pokok yang digunakan adalah Biodrying. Metode biodrying bertujuan untuk memproduksi Refused Derived Fuel (RDF) untuk pihak yang menggunakan produk dari TPST Kapanewon Umbulharjo. Perencanaan TPST meliputi beberapa proses, yaitu penerimaan dan pemilahan sampah (121 m 2 ), area penampungan produk (123 m 2 ), pencacahan sampah (47.59 m 2 ), dan fasilitas pelengkap (691 m 3 ), lahan biodrying (75 m 2 ). Dengan diketahui luas bangunan yang dibutuhkan, maka anggaran biaya dapat dikalkulasikan beserta operasional dalam TPST tersebut.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37708
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV