Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T.
dc.contributor.advisorDr. Taufiq Immawan, S.T., M.M
dc.contributor.authorSITTI AMINAH HADDADE
dc.date.accessioned2022-05-31T07:29:05Z
dc.date.available2022-05-31T07:29:05Z
dc.date.issued2021-12-27
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37681
dc.description.abstractTepung sagu sudah jarang ditemui di pasaran karena sulitnya untuk melaukan pengeringan. Padahal masyarakat local di beberapa propinsi seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan menjadikan sagu sebagai makanan pokok. Selama ini masyarajat local hany mengkonsumsi sagu basah, namun sangat renta terhadap kerusakan. Untuk mengurangi keluhan dan meningkatkan kualiats produk maka dilakukan desain alat pengering tepung sagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa peningkatan kualitas tepung sagu dengan menggunakan metode QFD dan untuk mengetahui berapa kenaikan efektifitas mesin baru dengan menggunakan metode QFD. Penelitian ini diawali dengan voice of customer untuk mengetahui kebutuhan pelanggan keudian disesuaikan dengan atribut yang tidak terdpat pada alat sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga belas atribut dalam perbaikan alat pengering sagu ini yaitu, alat awet dan kuat, tidak mudah berkarat, mudah dioperasikan, mudah dibersihkan, mudah dipindahkan, mudah diperbaiki, daya listrik rendah, harganya dapat dijangkau UMKM, pengering dan pengayak tertutup, memiliki pengonrol suhu, dan dimensi alat berukuran sedang.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleDesain Alat Pengering Tepung Sagu Dengan Metode Quality Function Developmenten_US
dc.Identifier.NIM17916117


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record