• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Ekstraksi Kombinatif Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica Fragrans) Dan Minyak Atsiri Jintan Hitam (Nigella Sativa) Sebagai Agen Anti Jerawat

    Thumbnail
    View/Open
    19923008.pdf (211.1Kb)
    Date
    2021-12-28
    Author
    PUTHUT MARHAENDRO D
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pala dan jintan hitam merupakan rempah-rempah yang mudah diperoleh dan kaya akan manfaat antara lain sebagai antiinflamasi dan antibakteri. Minyak atsiri jintan hitam ataupun minyak atsiri pala dalam bentuk salep dapat berpotensi sebagai agen anti jerawat. Dalam studi ini akan dipelajari mengenai pengaruh suhu dan waktu terhadap kadar senyawa aktif miristisin dan timokuinon dalam minyak atsiri kombinasi antara jintan hitam dan pala. Komposisi kimia minyak atsiri dianalisis dengan menggunakan Gas Chromatografy Mass Spectrometry. Penelitian ini juga membandingkan efektivitas antara distilasi uap dan microwave assisted distillation terhadap efisiensi tiap prosedur. Minyak atsiri yang diperoleh akan diukur efek antiinflamasinya dan diubah menjadi sediaan salep 10%. Aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode stabilisasi membran sel darah merah yang diinduksi hipotonisitas. Aktivitas antibakteri salep diukur dengan metode difusi cakram. Dalam penelitian ini didapatkan hasil optimal kondisi distilasi pada suhu 130 C selama 120 menit. Microwave assisted distillation menghasilkan rendemen yang tidak berbeda signifikan dengan distilasi uap dengan waktu yang lebih singkat dan lebih hemat energi. Senyawa miristisin dan timokuinon yang didapat juga lebih tinggi pada metode microwave assisted distillation. Minyak atsiri kombinasi memiliki efek antiinflamasi yang tidak berbeda signifikan dengan natrium diklofenak dengan 65,78% daya hambat lisis eritrosit, serta dalam bentuk salep memiliki efek antibakteri terhadap Propionibacterium acnes yang tidak berbeda signifikan dengan klindamisin 1% dengan luas zona hambat 17,67 mm. Minyak atsiri kombinasi pala dan jintan hitam berpotensi sebagai agen anti jerawat.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37618
    Collections
    • Master of Chemistry [63]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV