• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Ekonomi Pasir Vulkanis Merapi Untuk Material Batako Studi Kasus Pada Sungai Kuning

    Thumbnail
    View/Open
    07511025 Adityawan Sigit.pdf (1.020Mb)
    Date
    2012
    Author
    Adityawan Sigit
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Letusan Gunung Merapi pada bulan Oktober 2010 lalu memuntahkan material-material vulkanik sekitar 140 juta m3 lebih mengarah ke Yogyakarta dan sekitarnya. Sehingga beberapa sungai aliran lahar di Gunung Merapi, salah satunya Sungai Kuning, mengalami pendangkalan akibat terisi penuh dengan material-material vulkanik. Dengan adanya peristiwa ini, perlu penanganan dalam mengatasi pendangkalan tersebut yaitu pemanfaatan material-material vulkanik Merapi dengan menjadikannya sebagai potensi untuk kegiatan ekonomi, salah satunya adalah produksi batako. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi material vulkanik yang ada di sungai sehingga sungai tidak terjadi pendangkalan, serta dapat bermanfaat bagi warga sekitar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Pada penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekonomi dari pasir vulkanik yang ada di Sungai Kuning pasca erupsi Merapi 2010. Penelitian ini meliputi perbandingan kuat tekan batako laboratorium antara pasir Sungai Kuning dengan pasir Sungai Progo dan batako pasaran pasir Sungai Kuning, perbandingan harga pokok produksi batako pasaran pasir Sungai Kuning antara perusahaan yang jauh dari sungai dengan perusahaan yang terletak di bantaran sungai, serta kelayakan investasi dari proyek pembuatan batako yang menggunakan pasir Sungai Kuning dengan metode Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Break Even Point (BEP) dengan menggunakan harga jual batako rata-rata di Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya pasir Sungai Kuning Hulu dan Tengah yang kuat tekan batakonya memenuhi persyaratan SNI-3-0349-1989 dengan besar 3,2113 MPa dan 5,7035 MPa. Harga pokok produksi pada perusahaan batako yang berlokasi jauh dari sungai lebih besar dibandingkan dengan yang berlokasi di bantaran sungai. Dan hasil analisis kelayakan investasi, perusahaan batako yang berlokasi di bantaran Sungai Kuning memiliki kelayakan investasi yang layak yaitu NPV > 0, BCR > 1 dan IRR > MARR. Sehingga pasir Sungai Kuning memiliki potensi ekonomi yang baik. Kata Kunci: batako, kuat tekan, Payback Period, Net Present Value, Benefit-Cost Ratio, Internal Rate of Return, Break Even Point.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37260
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV