• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penggunaan Bambu Apus Pilin Sebagai Pengganti Baja Tulangan

    Thumbnail
    View/Open
    Abstract.pdf (82.34Kb)
    ABSTRAK.pdf (84.66Kb)
    BAB I.pdf (173.8Kb)
    BAB II.pdf (218.1Kb)
    BAB III.pdf (478.4Kb)
    bab IV.pdf (1.203Mb)
    BAB V.pdf (670.2Kb)
    bab VI.pdf (150.8Kb)
    cover persetujuan.pdf (22.53Kb)
    DAFTAR PUSTAKAnew.pdf (188.9Kb)
    KATA PENGANTAR.pdf (209.2Kb)
    Date
    2012
    Author
    05511102 Deni Hendrawan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Baja tulangan adalah produk hasil tambang yang keberadaannya suatu saat akan habis. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebagai alternatif dicoba pemakaian bambu yang murah dan juga tersedia cukup banyak. Bambu dipilih sebagai tulangan beton alternatif, karena bambu memiliki kuat-tarik cukup tinggi setara dengan kuat-tarik baja lunak. Pada penelitian ini bambu yang digunakan adalah bambu apus sebagai tulangan pada beton, balok direncanakan bertulangan liat (underreinforced) dan tidak bertulangan tekan, semua balok diberi tulangan bambu pilinan dari bambu apus dengan 3 untaian dan diberi lapisan kedap air. Pengujian dilakukan di Laboratorium Bahan Konstruksi Teknik dengan pemakaian beban 2 titik, sehingga pada bagian balok diharapkan akan terjadi lentur murni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata perbandingan antara momen nominal (bertulang bambu) dengan momen retak (balok beton normal) teoritis adalah sebesar 73,51%, hal ini menunjukkan dan untuk hasil pengujian itu sendiri adalah sebesar 86,16%. Perbandingan kekuatan antara bambu terhadap baja dengan perbedaan fy sebesar 400 MPa untuk baja dan 240,0042 MPa untuk bambu dapat diketahui dengan melihat hasil persen rata-rata keduanya yaitu sebesar 60,98%, dan lendutan maksimum rata-rata yang terjadi masing-masing balok adalah 0,26 mm. Disimpulkan bahwa bambu memiliki peluang untuk digunakan sebagai tulangan, khususnya untuk struktur beton sederhana. Kata kunci: Balok beton, tulangan bambu, kuat lentur
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/37117
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV