• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Kadar Logam Berat (Cu, Cr, Pb, Ni, Cd, Al, Fe Dan Mn) Dalam Padatan Tersuspensi Dan Sedimen Di Sungai Winongo

    Thumbnail
    View/Open
    17513069.pdf (2.834Mb)
    Date
    2021-10-25
    Author
    MUHAMMAD RAMI RAMADHAN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian yang komprehensif mengenai kandungan logam berat pada padatan tersuspensi dan sedimen serta hubungannya masih sedikit. Studi maupun monitoring kualitas air sungai terutama di Indonesia selama ini masih lebih difokuskan pada kandungan pencemar di fasa air sungai, padahal padatan tersuspensi dan sedimen juga penting untuk dipantau. Penelitian hubungan kadar logam berat Cu, Cr, Pb, Ni, Cd, Al, Fe dan Mn dalam padatan tersuspensi dan sedimen di Sungai Winongo yang dilakukan pada periode Desember 2020 – Februari 2021 ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam berat menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dan mengetahui korelasi (hubungan) logam berat tersebut pada padatan tersuspensi dan sedimen menggunakan analisis Korelasi Pearson. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan pada 12 titik dengan hasil konsentrasi logam berat Cu, Cr, Pb, Ni, Cd, Fe, Mn dan Al pada padatan tersuspensi secara berturut-turut yaitu 0,20 – 5,89 mg/kg; 0,02 – 2,44 mg/kg; 13,10 – 87,05 mg/kg; 0,07 – 3,44 mg/kg; 0,46 – 7,92 mg/kg; 31,08 – 193,44 mg/kg; 3,99 – 79,28 mg/kg; dan 755,49 – 6301,44 mg/kg. Sedangkan untuk konsentrasi logam berat berat Cu, Cr, Pb, Ni, Cd, Fe, Mn dan Al pada sedimen secara berturut-turut yaitu 7,81 – 111,74 mg/kg; 0,44 – 12,95 mg/kg; 7,04 – 51,69 mg/kg; 0,02 – 7,69 mg/kg; 0,79 – 4,29 mg/kg; 1501,22 – 3257,51 mg/kg; dan 0,04 – 431,37 mg/kg. Hasil analisis korelasi Pearson antara kedua parameter tersebut, diperoleh bahwa logam Mn memiliki korelasi yang paling kuat dibanding logam berat lainnya dengan nilai korelasinya adalah negatif 0,668. Hal ini menandakan keberadaan mangan di sedimen sangat dipengaruhi oleh keberadaan mangan di padatan tersuspensi (dengan koefisien determinasi mencapai 44,62%).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/36621
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV