• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengembangan Services Indicator Pariwisata Ramah Muslim Di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    19913005 Andika Rendra Bimantara.pdf (7.758Mb)
    Date
    2021-08-27
    Author
    ANDIKA RENDRA BIMANTARA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pariwisata merupakan sektor yang sangat potensial bagi perekonomian Indonesia dan telah disadari juga oleh pemerintah. Isu terbaru seputar pariwisata datang dari rencana pengembangan pariwisata ramah Muslim yang telah digalakkan oleh negara-negara OKI, termasuk Indonesia yang memiliki potensi besar di sektor ini. Oleh karena itu, KEMENPAR mulai memilih daerah-daerah sebagai destinasi pariwisata ramah Muslim, salah satunya D.I. Yogyakarta. Dilihat dari indikator layanan (services) dalam IMTI, bahwa D.I. Yogyakarta masih sangat kurang. Adapun penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman sebagai Kabupaten dengan persentase wisatawan yang paling tinggi se-Provinsi D.I. Yogyakarta. Adapun indikator layanan terdiri dari Masjid, Hotel, Restoran Halal, Bandara, dan Atraksi, sehingga dibutuhkan pengembangan-pengembangan untuk meningkatkan geliat pariwisata ramah Muslim di D.I. Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan destinasi wisata dan pengembangan pariwisata ramah Muslim di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian ini bahwa pengembangan pariwisata ramah Muslim di Kabupaten Sleman belum maksimal karena pemerintah setempat menganggap konsep pariwisata ramah Muslim ini masih belum jelas, maka dari itu pengembangannya lebih tertuju pada pariwisata yang berbasis masyarakat dengan mengandalkan desa wisata. Selain itu, langkah pensertifikasian halal kepada seluruh pengusaha makanan dan restoran juga sedang digencarkan oleh pemerintah, khususnya oleh LPPOM. Hasil lainnya bahwa pengelola wisata di Kabupaten Sleman harus memperhatikan layanan, khususnya akomodasi bagi wisatawannya, dan tempat makanan atau restoran halal untuk melayani wisatawan Muslim.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/36020
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV