• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Komparasi Penentuan Lokasi Warehouse Perum Bulog Dengan Metode Set-Covering Dan P-Median Untuk Mengoptimalkan Pendistribusian Beras Raskin Wilayah Kerja Diy Dan Jawa Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    14522381 Muhamad Hafidz Ramadhan.pdf (1.917Mb)
    Date
    2021-08-26
    Author
    MUHAMAD HAFIDZ RAMADHAN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Permasalahan lokasi / location problem didefinisikan sebagai masalah yang berfokus pada beberapa titik potensial dimana fasilitas dapat didirikan dan juga klien atau pelanggan. Penentuan lokasi sebuah fasilitas mempertimbangkan beberapa faktor, diantaranya jarak, pelanggan, dan biaya. Perum BULOG adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbentuk Perusahaan Umum, yang memiliki tugas untuk melakukan pelayanan masyarakat sesuai dengan Undang-undang. Salah satu tugas pelayanan masyarakat atau Public Service Obligation (PSO) yang dikerjakan oleh perum BULOG adalah mengadakan dan mendistribusikan beras Raskin kepada para Penerima Manfaat (PM). Proses pengadaan dan pendistribusian beras Raskin ini dilakukan oleh perusahaan di setiap divre dan subdivre yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Perum BULOG memiliki total sebanyak 1500 buah gudang yang dibangun sebagai sarana pendukung untuk kegiatan pelayanan masyarakat. Pada penelitian ini digunakan metode Set-covering dan P-median untuk mencari jumlah gudang optimal yang digunakan untuk proses pendistribusian beras Raskin di wilayah divre/subdivre Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hasil perhitungan menunjukkan model P-median memberikan output yang lebih baik dari model Set-covering. Metode P-median menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp. 654.013.011 sementara metode set-covering menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp. 903.835.403 atau lebih besar 40% dari P-median. Metode Pmedian juga menghasilakan output jarak tempuh yang lebih baik dibandingkan dengan model set-covering, pada perhitungan set covering dihasilakan jarak tempuh sejauh 1300 Km sedangkan P-median menghasilkan jarak tempuh total sejauh 931 Km.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35819
    Collections
    • Industrial Engineering [2908]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV