• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Larvisida Residu Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Larva Instar III Nyamuk Aedes aegypti Di Laboratorium

    Thumbnail
    View/Open
    08711236 Ninda Devita.pdf (595.8Kb)
    Date
    2011
    Author
    Ninda Devita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Demam berdarah dengue adalah penyakit yang dapat menular dalam waktu cepat dan menimbulkan kematian dalam waktu singkat. Pemberantasan demam berdarah dengue paling efektif dengan yaitu pengendalian vektor. Pengendalian vektor secara kimia membawa banyak masalah sehingga pengendalian secara alami menjadi pilihan. Minyak atsiri bunga cengkeh diketahui memiliki efek larvisida. Salah satu syarat larvisida yang baik adalah memiliki persistensi yang cukup lama. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengetahui efek larvisida residu minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap larva instar III nyamuk Ae. aegypti. Tujuan Penelitian: Mengetahui efek larvisida residu minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap larva instar III nyamuk Ae. aegypti pada minggu ke I, minggu ke II, minggu ke III, dan minggu ke IV. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental di laboratorium dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah randomized post test only control group design untuk mengetahui efek larvisida residu pada tiap minggu. Larva dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok A, B, C yang terdiri dari konsentrasi 0,03% v/v, 0,3% v/v, 3% v/v. Kelompok D berupa kontrol. Tiap kelompok terdiri dari 25 ekor larva. Pengukuran mortalitas dilakukan setelah 48 jam perlakuan. Setelah satu minggu, larva baru dimasukkan kemudian diamati mortalitasnya. Hal ini dilakukan tiap minggu selama empat minggu Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Kruskal Wallis untuk melihat perbedaan persentase kematian larva. Hasil: Residu minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) memiliki efek larvisida terhadap larva instar III nyamuk Ae. aegypti sebesar 91,33% untuk konsentrasi 0,03% v/v, 100% untuk konsentrasi 0,3% v/v dan 3% v/v pada minggu I; sebesar 82,67% untuk konsentrasi 0,03% v/v, 100% untuk konsentrasi 0,3% v/v, dan 3% v/v pada minggu II; sebesar 37,33% untuk konsentrasi 0,03% v/v, 100% untuk konsentrasi 0,3% v/v, dan 3% v/v pada minggu III; dan sebesar 14% untuk konsentrasi 0,03% v/v, 100% untuk konsentrasi 0,3% v/v, dan 3% v/v pada minggu IV.Analisis dengan uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar perlakuan pada setiap minggu dengan derajat kemaknaan p=0,000. Simpulan: Terdapat penurunan efek larvisida residu minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) konsentrasi 0,03% v/v pada minggu II, III, dan IV. Tidak terdapat penurunan efek larvisida residu minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) konsentrasi 0,3% v/v dan 3% v/v pada minggu I, II, III, dan IV. Kata Kunci: efek larvisida residu, minyak atsiri, Syzygium aromaticum L., Aedes aegypti
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35767
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV