• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaan Gambaran Klinik Dan Laboratoris Demam Berdarah Dengue Dengan Dengue Shock Syndrome Pada Anak Di RS PKU Muhammadiyah Periode Januari 2010-Desember 2010

    Thumbnail
    View/Open
    08711181 Veronicha Ginting.pdf (1.039Mb)
    Date
    2012
    Author
    Veronicha Ginting
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Infeksi Dengue merupakan masalah kesehatan di Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Penyakit ini masuk dalam 10 penyebab utama kesakitan dan kematian diantara 8 negara tropis di Asia. Di dunia diperkirakan sekitar 50-100 juta kasus infeksi dengue terjadi setiap tahunnya, dengan jumlah kematian mencapai 24.000 kasus. WHO memperkirakan tiap tahunnya sebanyak 500.000 pasien DBD membutuhkan perawatan di rumah sakit dimana sebagian besar pasiennya adalah anak-anak. Sekitar 2,5% diantara pasien anak tersebut diperkirakan meninggal dunia. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui perbedaan gambaran klinik dan laboratorium antara penderita Demam Berdarah Dengue dan Dengue Shock Syndrome pada anak di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Metode penelitian : Metode penelitian ini adalah penelitian observasional, retrospektif deskriptif analitik dengan rancang bangun cross sectional dengan sampel penelitian di ambil dari populasi semua penderita Demam Berdarah Dengue dan Dengue Shock Syndrome pada anak yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data dengan cara melihat data sekunder yaitu data rekam medis ( RM ) di RS PKU Muhammadiyah periode Januari 2010-Desember 2010 Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara gambaran klinis lama demam dan laboratorium yaitu angka trombosit dan kadar hematokrit. Hasil dari analisis statistic didapatkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan gambaran klinis antara penderita DBD dan DSS pada anak. Selain itu tidak terdapat perbedaan hubungan jenis kelamin dan status gizi antara penderita DBD dan DSS pada anak. Simpulan : Pada gambaran klinik lama demam dan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan trombositopenia dan hemokonsentrasi menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara DBD dan DSS pada anak. Selain itu tidak terdapat perbedaan yang bermakna hubungan jenis kelamin dan status gizi antara DBD dan DSS. Kata Kunci : DBD, DSS, anak, gambaran dan laboratoris klinik
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35740
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV