• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum) Terhadap Tikus Putih (Rattus novergicus) Jantan Yang Diinduksi Karbon Tetraklorida (CCl4)

    Thumbnail
    View/Open
    Pages from 08711136 Herlianty Rukmana.pdf (286.5Kb)
    Date
    2012
    Author
    Herlianty Rukmana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Tumbuhan mengandung banyak jenis zat antioksidan yang diperlukan oleh tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang menghambat oksidasi dengan mengubah radikal bebas reaktif menjadi radikal bebas yang relatif stabil. Berbagai penelitian dilakukan untuk mengetahui kadar antioksidan pada tanaman. Rambutan merupakan salah satu tanaman lokal Indonesia yang diduga mengandung senyawa antioksidan terutama pada bagian kulit. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap tikus putih (Rattus novergicus) jantan yang diinduksi CCl4. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium murni dengan rancangan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sebanyak 30 ekor tikus putih dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Kelompok I diberikan akuades tanpa diinduksi CCl4 sebagai kontrol normal, kelompok II diberikan akuades dan induksi CCl4 sebagai kontrol negatif, kelompok III diberikan vitamin C dan induksi CCl4 sebagai kontrol positif, kelompok IV, V, dan VI diberi ekstrak etanol kulit rambutan dengan dosis masing-masing 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB dan diinduksi CCl4. Perlakuan diberikan selama 10 hari. Induksi CCl4 dilakukan pada hari ke-11. Aktivitas antioksidan diukur berdasarkan kemampuan menurunkan kadar MDA serum darah dari sebelum penelitian (hari ke-0) dan setelah penelitian (hari ke-12). Analisis statistik menggunakan One Way Anova. Hasil: Pada uji One Way Anova didapatkan nilai p= 0,171 (p>0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna (tidak signifikan) terhadap rerata penurunan MDA serum darah tikus pada seluruh kelompok. Simpulan: Belum cukup bukti untuk menunjukkan adanya aktivitas Antioksidan Ekstrak etanol kulit rambutan (Nephelium lappaceum L.) dalam menurunkan kadar MDA serum darah tikus putih (Rattus novergicus) jantan yang diinduksi karbon tetraklorida. Kata kunci : antioksidan, ekstrak etanol kulit rambutan, kadar MDA serum
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35723
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV