• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Peningkatan Angka Limfosit Terhadap Prediktor Outcome Kematian Stroke Perdarahan Di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Jawa Timur

    Thumbnail
    View/Open
    08711129 M. Herwindrio Pradipto.pdf (611.4Kb)
    Date
    2012
    Author
    M. Herwindrio Pradipto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    HUBUNGAN PENINGKATAN ANGKA LIMFOSIT TERHADAP PREDIKTOR OUTCOME KEMATIAN PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN DI RSUD DR. SOEROTO NGAWI JAWA TIMUR Latar Belakang: Stroke merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia dengan angka mortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Dari keseluruhan data di dunia, ternyata stroke sebagai penyebab kematian mencapai 9% (sekitar 4 juta) dari total kematian per tahunnya. Secara umum, limfosit memiliki peran negatif pada patogenesis stroke. Limfosit beraksi secara tidak langsung dengan mengaktivasi sel lain dalam sirkulasi darah dan/atau sel ekstravaskuler seperti makrofag dalam otak. Tujuan: Untuk megetahui hubungan antara peningkatan angka limfosit saat masuk rumah sakit terhadap kematian pada pasien stroke perdarahan. Metode: Penelitian ini dilakukan secara potong lintang. Semua rekam medis pasien stroke perdarahan didata dan kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit dengan periode 1 Januari 2009 sampai 31 Desember 2011. Dalam penelitian ini pengelompokan angka limfosit diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu terjadi peningkatan jika angka limfosit >11.000 m3 dan tidak terjadi peningkatan jika angka limfosit ≤11.000 m3. Hasil dan Pembahasan: Diperoleh sebanyak 98 sampel rekam medis pasien stroke perdarahan, 68,4% sampel meninggal dan 31,6% tidak meninggal. Didapatkan pasien dengan angka limfosit yang meningkat yang meninggal berjumlah 7 pasien dan yang tidak meninggal 2 pasien. Sedangkan pada pasien yang tidak mengalami peningkatan angka limfosit terdapat 60 pasien meninggal dan 29 pasien yang tidak meninggal. Didapatkan p=0,413 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara peningkatan angka limfosit terhadap kematian, dengan OR1,692 (0,221-8,658). Simpulan: Peningkatan angka limfosit pada saat masuk rumah sakit tidak dapat menjadi prediktor outcome kematian pasien stroke perdarahan. Kata Kunci: Stroke Perdarahan, angka limfosit, kematian, hubungan
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35720
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV