• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pondasi Dangkal pada Tepi Atas Tanah Lereng

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (65.02Kb)
    02 preliminari.pdf (145.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (175.9Kb)
    04 abstract.pdf (108.2Kb)
    05.1 bab 1.pdf (179.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.074Mb)
    05.3 bab 3.pdf (74.95Kb)
    05.4 bab 4.pdf (868.5Kb)
    05.5 bab 5.pdf (86.55Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (55.24Kb)
    Date
    2003
    Author
    Wafa, M. Sirril
    El Gharif H.A
    Gharif H.A, El
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam merencanakan konstruksi bangunan teknik sipil, ditemukan berbagai kondisi alam yang berbeda-beda, diantaranya adalah daerah lereng yaitu lahan dengan perhedaan elevasi tanah yang cukup besar, sehingga dituntut untuk merencanakan tipe pondasi yang cocok dan aman, agar bahaya longsor dapat dihindari. Dengan demikian diharapkan akan didapatkan data batas-batas keamanan stabilitas lereng dengan beban pondasi dangkal, dan akan memberi masukan rekayasa konstruksi tentang pondasi dangkal pada tanah lereng. Konstruksi bangunan yang dipilih adalah menara air yang ukurannya ditentukan, dengan menggunakan pondasi dangkal, pada daerah lereng homogen, tinggi 6 meter, muka air tanah sedalam 2 meter, dengan 4 sudut kemiringan 15º, 30º, 45º dan 60º. Dari data-data yang ada lereng dianalisis dalam kondisi asli tanpa diberi beban bangunan, kemudian lereng dianalisis dengan diberi beban bangunan, analisis tersebut menggunakan program MRSSlope untuk mencari jari-jarinya dan manual menggunakan metode irisan berdasarkan cara Fellinius untuk mencari angka keamanannya. Pada sudut kemiringan 15º, 30º, 45º tanpa diberi beban, dan sudut kemiringan 15º, 30º dengan diberi beban lereng aman, sedang pada sudut 60º tanpa beban dan sudut 45º, 60º dengan diberi beban lereng akan diberi perkuatan tanah berupa lapisan geotekstil Woven Multitex, yaitu geotekstil yang ditenun dalam pembuatannya, sehingga akan didapatkan bangunan yang aman dari bahaya longsor. Berdasarkan analisis, kemiringan lereng dan pembebanan akan mempengaruhi angka keamanan lereng terhadap bahaya longsor. Pada sudut kemiringan 15º, 30º, 45º tanpa beban lereng aman terhadap longsor, sedang pada sudut 60º tanpa beban lereng tidak aman. Pondasi bujur sangkar dengan B = 0,4 m aman mendukung beban menara air dengan P = 2,224 T. Pada sudut kemiringan 15º, 30º dengan beban struktur, lereng aman, sedang pada sudut 45º, 60º dengan beban struktur lereng tidak aman. Lapisan geotekstil Woven Multitex dengan tegangan tarik ijin sebesar 4,01 ton, memberikan perkuatan tanah yang cukup sehingga pada sudut 60º tanpa beban, dan sudut 45º, 60º dengan beban, struktur lereng aman terhadap longsor.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3508
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV