• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbaikan Kinerja Balok Beton Bertulang Dengan Teknik Injeksi Dan Grouting

    Thumbnail
    View/Open
    07511041 Shikharini.pdf (8.144Mb)
    Date
    2011
    Author
    Shikharini
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Balok merupakan salah satu elemen struktur yang penting tetapi sering mengalami kerusakan. Saat beban berlebih balok akan mengalami retak lentur di sepanjang bentang pada daerah serat tarik penampang. Retak yang timbul akan mempengaruhi kekakuan, kelenturan, dan kemampuan balok dalam menjalankan fungsinya sebagai suatu elemen struktur. Retak akan terus bertambah apabila beban terus ditingkatkan, dan pada akhirnya balok akan mengalami keruntuhan pada saat beban mencapai batas kekuatan balok. Dengan adanya kebutuhan bahwa bangunan yang mengalami kerusakan harus dapat secepatnya difungsikan kembali maka perlu adanya penanganan terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki retak pada balok dengan metode injeksi dan grouting. Perbaikan dengan teknik grouting dilakukan pada balok yang mengalami pengelupasan pada permukaan betonnya, sedangkan pada retak yang kecil perbaikan yang sesuai adalah dengan teknik injeksi. Balok yang rusak diuji dengan beban lentur berupa 2 beban terpusat yang dipasang pada jarak sepertiga bentangan (one-third loading). Dari pengujian ini dapat diketahui besarnya beban ultimit yang mampu diterima oleh balok setelah dilakukan perbaikan, hubungan beban-lendutan, daktilitas kelengkungan, daktilitas simpangan dan pola keretakan pada balok setelah dilakukan perbaikan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbaikan dengan metode injeksi dan grouting meningkatkan kuat tekan betonnya yaitu sebesar 0,27%-17,81%. Besarnya beban ultimit yang mampu diterima oleh benda uji setelah perbaikan yaitu sebesar 208,5 kN pada benda uji 1, 158 kN pada benda uji 2, 151 kN pada benda uji 3 dan pada benda uji 4 sebesar 173,5 kN. Nilai curvature ductility didapat dengan dua cara yaitu dengan perhitungan dan program response2000. Besarnya nilai daktilitas yang didapat dari program response2000 memiliki perbedaan dengan hasil perhitungan sebesar 2,37%-84,96%. Perbandingan nilai curavture ductility antara benda uji normal dan setelah perbaikan menunjukkan bahwa benda uji normal lebih daktail dari pada benda uji setelah perbaikan. Nilai daktilitas simpangan benda uji normal sebesar 4,445 dan 5,271 lebih besar dari pada benda uji setelah perbaikan, yaitu sebesar 2,075 dan 3,450 sehingga benda uji normal lebih daktail. Pola keretakan yang terjadi menunjukan bahwa benda uji 1 mengalami kerusakan geser, sedangkan benda uji lainnya mengalami kerusakan lentur. Perbaikan yang dilakukan cukup efektif karena pola retak setelah perbaikan berada diluar daerah yang diperbaiki pada beton normal. Kata kunci:Balok beton bertulang, beban ultimit, retak, injeksi, grouting, daktilitas kelengkungan, daktilitas simpangan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34657
    Collections
    • Civil Engineering [4757]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV