Show simple item record

dc.contributor.advisorD.A. Wahyu Wulan P., S.T., M.T.
dc.contributor.authorMUHAMAD FAISAL ARCHIANSAH
dc.date.accessioned2021-11-17T05:54:24Z
dc.date.available2021-11-17T05:54:24Z
dc.date.issued2021-07-01
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34449
dc.description.abstractMenurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang jumlah penduduk di wilayah Kabupaten Serang mengalami peningkatan 6,67% dari 1,5 juta jiwa menjadi 1,6 juta jiwa pada tahun 2019 sampai 2020. Salah satu Kecamatan di Kabupaten Serang yaitu Kecamatan Bandung mengalami peningkatan jumlah penduduk sekitar 1% setiap tahunnya, yang berarti kebutuhan air baku setiap tahunnya akan terus bertambah. Salah satu sumber air Kecamatan Bandung adalah Sungai Ciujung, Sungai Ciujung sendiri mengalami penurunan debit saat kemarau panjang. Maka dari itu diperlukan analisis terhadap Sungai Ciujung untuk menghitung ketersediaan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendugaan debit air sungai dan besarnya debit andalan pada Sungai Ciujung dengan menggunakan permodelan SWAT. Melakukan perhitungan kebutuhan air baku di Kecamatan Bandung pada tahun rencana yaitu tahun 2038. Kemudian pada permodelan SWAT data yang dibutuhkan dalam pembuatan model Sungai Ciujung yaitu data tataguna lahan, data jenis tanah, data klimatologi, dan data pengukuran debit di lapangan. Tahapan pembuatan model SWAT dilakukan dengan 4 tahap yaitu deliniasi DAS berdasarkan outlet, pembentukan HRU, simulasi model, dan proses kalibrasi dan validasi yang kemudian menghasilkan nilai yang berupa debit seperti debit harian, bulanan, dan tahunan. Debit dari hasil output SWAT tersebut akan digunakan untuk menghitung ketersediaan air baku Sungai Ciujung dengan debit andalan 90%. Kemudian membandingkan hasil ketersediaan air dan kebutuhan air baku pada Kecamatan Bandung pada tahun rencana yaitu tahun 2038. Dari hasil simulasi pada permodelan SWAT diketahui bahwa perbandingan debit observasi dan debit simulasi memiliki nilai korelasi (R) sebesar 0,71 dan nilai Nash-Sutcliffe Model Efficiency (NS) sebesar 0,46 sehingga model dapat dikatakan memuaskan untuk memprediksi debit sungai. Hasil dari perhitungan debit andalan 90% menggunakan debit simulasi memiliki nilai sebesar 4680 l/detik di mana hasil tersebut sangat memenuhi kebutuhan air baku di Kecamatan Bandung pada Tahun rencana 2038 yaitu sebesar 221,62 l/detik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSungai Ciujungen_US
dc.subjectKebutuhan air bakuen_US
dc.subjectSWATen_US
dc.subjectKetersediaan airen_US
dc.titleAnalisis Debit Sungai Ciujung Menggunakan Model Swat Untuk Kebutuhan Air Baku Di Kecamatan Bandungen_US
dc.Identifier.NIM16511140


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record