• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Aktivitas Antibakteri Krim Ekstrak .Kulit Biji Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) terhadap Propionibacterium acnes ATCC 6919

    Thumbnail
    View/Open
    06613203 Febriyana Djalaluddin.pdf (4.104Mb)
    Date
    2011
    Author
    Febriyana Djalaluddin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa minyak kulit biji jambu mete atau dikenal dengan CNSL (Cashew Nut Shell Liquid) memiliki aktivitas sebagai antibakteri poten pada sebagian besar bakteri Gram Positif, dan paling sensitif terhadap Propionibacterium acnes. Pada penelitian ini ekstrak kulit biji jambu mete dibuat dalam bentuk sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas antibakteri dari krim ekstrak kulit biji jambu mete yang dibuat dan mengetahui bagaimana kestabilan fisik krim pada tiap formulasi. Ekstrak kulit biji jambu mete disari menggunakan n-heksana dengan alat Soxhlet. Ekstrak yang dihasilkan dianalisis menggunakan KLT dengan fase gerak heksan:etil asetat:asam asetat (80:30:2) v/v. Ekstrak kemudian dibuat kedalam bentuk sediaan krim A/M dengan konsentrasi 1,25, 2,50 dan 5,00% dan dilihat stabilitas sifat fisik yang dilakukan selama 4 minggu. Uji stabilitas fisik meliputi homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat dan uji tanggapan responden. Sedangkan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak sebesar 1,25, 2,50 dan 5,00%, baik dalam bentuk ekstrak maupun sediaan dan hasilnya diuji statistik ANOVA satu jalan dilanjutkan uji Tukey dengan taraf kepercayaan 95% dan untuk melihat perbandingan zona hambat ekstrak dengan sediaan krim dilakukan uji tberpasangan. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan tiap minggunya terjadi peningkatan viskositas, penurunan daya sebar dan peningkatan daya lekat. Formula II dengan konsentrasi ekstrak sebesar 2,50 % merupakan formula yang lebih baik dibanding dua formula lainnya dilihat dari hasil uji stabilitas fisik dan tanggapan responden. Sediaan krim memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 2,50 dan 5,00 %, semakin tinggi konsentrasi ekstrak, zona hambatnya semakin luas dilihat dari signifikansi uji ANOVA p < 0,05. Zona hambat ekstrak jauh lebih besar dibandingkan dengan zona hambat sediaan krim, dilihat dari signifikansi uji t-berpasangan p < 0,05. Kata kunci : ekstrak kulit biji jambu mete (CNSL), sediaan krim, P.acnes
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34415
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV