• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Dalam Perbaikan Proses Produksi Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) (Studi Kasus pada PT.Cibaliung Sumberdaya)

    Thumbnail
    View/Open
    06522185 Aditya Dwi Cahyo.pdf (4.733Mb)
    Date
    2011
    Author
    Aditya Dwi Cahyo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT Cibaliung Sumberdaya (PT CSD) yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pertambangan emas. Realiti perdagangan dan industri yang juga tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektifitas mesin/peralatan yang di akibatkan oleh Six Big Losses tersebut. Hal ini dapat terlihat dengan frekuensi kerusakan yang terjadi pada mesin/peralatan sehingga target produksi tidak tercapai. Oleh sebab itu diperlukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam pemeliharaan mesin/peralatan untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut.Total Productive Maintenance (TPM) adalah Program pemeliharaan yang melibatkan semua pihak yang terdapat dalam suatu perusahaan untuk dapat saling bekerja sama dalam menghilangkan faktor Six Big Losses seperti: Breakdown Losses, Setup and Adjustment Losses, Reduced Speed Losses, Idling and Minor Stoppages, Rework Losses dan Scrap/Yield Losses. Tahapan pertama dalam usaha peningkatan efisiensi produksi pada perusahaan ini adalah dengan melakukan pengukuran efektivitas mesin Jumbo Drill dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuran OEE Six Big Losses untuk mengetahui besarnya efisiensi yang hilang pada ke enam faktor Six Big Losses. Dari keenam faktor tersebut selanjutnya dicari faktor apa yang memberikan kontribusi terbesar yang mempengaruhi efektivitas pada mesin Jumbo Drill. Dengan diagram sebab akibat dapat dianalisa masalah sebenarnya yang menjadi penyebab utama tingginya kerugian yang mengakibatkan rendahnya efisiensi Jumbo Drill. Kesimpulan yang dapat diambil dari mesin Jumbo Drill bahwa nilai OEE untuk periode September 2010 – Januari 2011 berkisar antara 16,35 % sampai 33,38%. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan mesin Jumbo Drill dalam mencapai target dan dalam pencapaina efektivitas penggunaan mesin/peralatan belum mencapai kondisi yang ideal (≥85%). Adapun yang mempengaruhi nilai OEE dan menjadi prioritas utama untuk dieliminasi perusahaan adalah faktor Setup and Adjustment sebesar 40,85% dan Reduced Speed sebesar 66,22%. Kata Kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Total Productive Maintenance (TPM), Six Big Losses
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34214
    Collections
    • Industrial Engineering [2864]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV