• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Benzena Dari Toluena Dan Hidrogen Dengan Proses Hidrodealkilasi Kapasitas 165.000 Ton/Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    7 17521134 Syifa Ayu Alsadilla Qothrunnada & 17521138 Hikmah Muji Rahayu.pdf (2.799Mb)
    Date
    2021-07-31
    Author
    SYIFA AYU ALSADILLA QOTHRUNNADA
    HIKMAH MUJI RAHAYU, 17521138
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Benzena merupakan salah satu produk petrokimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kimia organik lain (intermediet). Dari kegunaan tersebut, benzena dapat memberikan peluang dalam perkembangan sektor industri, mengingat kebutuhan benzena di Indonesia terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, serta dapat membantu pemerintah dalam kegiatan perekonomian nasional. Oleh karena itu, dirancang pabrik benzena dari toluena dan hidrogen dengan kapasitas 165.000 ton/tahun. Pabrik ini direncanakan didirikan di Serang, Banten dengan area seluas 62.5820 m 2 dan membutuhkan 150 karyawan. Pabrik beroperasi secara kontinyu selama 24 jam/hari dan 330 hari/tahun. Pembuatan benzena dilakukan menggunakan proses hidrodealkilasi, dengan kemurnian produk benzena yang dihasilkan adalah 99,8%. Dalam pembuatan benzena membutuhkan bahan baku toluena sebesar 24.539,4978 kg/jam dan hidrogen sebesar 3198,7179 kg/jam. Bahan baku toluena dipasok dari PT. Styrene Mono Indonesia dan hidrogen dari PT. Airliquide Indonesia. Utilitas pendukung meliputi penyediaan dowtherm sebesar 61346,0446 kg/jam, air untuk keperluan domestik sebesar 5.438,8343 kg/jam, air untuk kebutuhan steam sebesar 10.898,1338 kg/jam, kebutuhan listrik sebesar 544,6617 kW, kebutuhan bahan bakar solar sebesar 772,8102 kg/jam, kebutuhan bahan bakar fuel gas sebesar 65,0129 kg/jam, dan kebutuhan udara tekan sebesar 35,5133 m 3 /jam. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan modal tetap sebesar Rp 1.176.159.677.286, modal kerja sebesar Rp 927.747.231.543. Dengan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 520.647.197.443/tahun, dan keuntungan setelas pajak sebesar Rp 364.453.038.210/tahun. Berdasarkan hasil studi Analisa kelayakan diperoleh Break Even Point (BEP) sebesar 45,0950%, Shut Down Point (SDP) sebesar 33,8647%, dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 28,6195%. Sementara itu, Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 48,8898% sedangkan ROI setelah pajak sebesar 34,2229%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1,7 tahun, POT setelah pajak adalah 2,3 tahun. Dari tinjauan ekonomi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik benzena dari toluena dan hidrogen dengan kapasitas 165.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34168
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV