• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pusat Kebudayaan Dayak Di Samarinda Dengan Desain Yang Merpresentasikan Karakteristik Kebudayaan Dayak

    Thumbnail
    View/Open
    17512013 Jennie Olga Aurachwi.pdf (58.94Mb)
    Date
    2021-07-22
    Author
    JENNIE OLGA AURACHWI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dayak merupakan suku asli dari kepulauan Kalimantan. Tapi seiring berjalannya waktu suku Dayak menjadi minoritas di tanah asalnya sendiri, pada tahun 2010 suku dayak nggal di Kalimantan Timur hanya sebesar 3,83%. Hal ini menimbulkan ke khawaran akan keberlangsungan suku Dayak kedepannya. Samarinda sebagai ibu kota Kalimantan Timur yang dikenal sebagai gerbang penghubung ke pedalaman Kalimantan Timur ini kurang mewadahi kebudayaan Dayak agar tetap terjaga. Terlihat dari belum adanya tempat yang menjadi pusat dari kegiatan kebudayaan dan kesenian Dayak di Samarinda, kegiatan kesenian diselenggrakan di pusat Perbelanjaan dan terkadang di Ruang Terbuka Publik.Tidak hanya kesenian tari dan alat musiknya, suku Dayak dulunya terkenal akan industri kreaf lokal subsektor kriya nya yang khas yaitu kerajinan manik dan kain tenun sarungnya. Rendahnya minat masyarakat terhadap sektor kriya Samarinda ini terlihat nilai ekspor industri kriya mengalami penurunan pada tahun 2013. Merespon isu yang ada di Samarinda dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan kota Samarinda pada bidang seni budaya dan ekonomi kreaf. Di usulkan desain bangunan yang dapat mewadahi kegiatan budaya serta dapat meningkatkan industri kreaf dengan pologi Cultural Center. Bangunan didesain agar dapat mewadahi kegiatan edukasi, pertunjukkan seni, hingga penjualan produk kriya lokal. Desain bangunan menggunakan pendekatan Crical Regionalism untuk mengekspresikan karakteristik kebudayaan Dayak.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33714
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV