• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh H-Zeolit Terhadap Reaksi Esterifikasi-Transesterifikasi Pada Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Sawit Hasil Pemanasan

    Thumbnail
    View/Open
    02612001 Aria Sulistyasmara.pdf (13.08Mb)
    Date
    2011
    Author
    Aria Sulistyasmara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Minyak goreng bekas dapat menjadi sumber pencemar yang berbahaya dan merugikan bagi alam sekitar. Selain itu, minyak goreng bekas juga dapat menjadi sumber pendapatan alternatif, dengan menjadikannya sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Biodiesel dapat dihasilkan dari olahan minyak/lemak nabati ataupun hewani melalui beberapa tahapan reaksi kimiawi. Biodiesel merupakan salah satu jenis bahan bakar alternatif yang tersusun atas sebagian besar senyawa metil ester. Metil ester memiliki sifat fisika dan kimia yang hampir sama dengan minyak diesel yang dihasilkan dari olahan minyak bumi (yaitu : solar), namun keuntungannya adalah hasil pembakarannya lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan solar. Pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan reaksi bertahap, yaitu esterifikasi yang dilanjutkan dengan transesterifikasi. Reaksi esterifikasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan senyawa alkohol teknis berupa metanol, dengan dibantu katalis heterogen berupa H-zeolit yang divariasi bobotnya (1,25%, 2,5%, 3,75%, dan 5%), tujuannya untuk mengetahui pengaruh variasi berat H-zeolit terhadap persentase kandungan metil ester pada produk biodiesel yang dihasilkan (setelah dilakukan analisa GC dan GC-MS). Reaksi transesterifikasinya juga menggunakan campuran senyawa metanol, dan dibantu oleh NaOH sebagai katalisnya. Pengujian biodiesel menggunakan metode ASTM pun dilakukan sebagai syarat kelayakan produk sebagaimana yang telah ditetapkan pada SNI. Kata kunci : biodiesel, metil ester, esterifikasi, transesterifikasi, metanol, katalis, H-zeolit, analisa GC, analisa GC-MS, NaOH, uji ASTM
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33601
    Collections
    • Chemistry [794]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV