• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kinerja Pembiayaan Perbankan Syariah (Indikasi Moral Hazard Di Perbankan Syariah Tahun 2010-2015)

    Thumbnail
    View/Open
    14918018 Hilmy Baroroh.pdf (43.67Mb)
    Date
    2017
    Author
    Hilmy Baroroh
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Moral hazard berkembang ke seluruh bidang salah satunya di sistem perbankan. Adanya penjaminan atas kebangkrutan bank oleh bank sentral yang menyebabkan penyalahgunaan dan ketidakjujuran pemilik dan pengurus bank. Penyaluran dan dan pendistribusian risiko yang kurang berhati-hati juga dapat menimbulkan tindakan yang berindikasi moral hazard. Sistem pendistribusian yang dilakukan oleh bank syariah dengan profit and loss sharing sebagai bentuk akad kongsi yang dipromosikan bank syariah ini di satu sisi memang memiliki risiko yang besar yaitu dalam hal kredit macet yang direpresentasikan dalam Non Performing Financing (NPF). Pokok masalah pada penelitian ini yaitu adakah indikasi moral hazard dilihat dari hubungan pengaruh GDP, Inflasi, Rasio Margin Murabahah terhadap Bagi Hasil Mudharabah dan Musyarakah, Rasio Alokasi Pembiayaan Murabahah terhadap Alokasi Mudharabah dan Musyarkah, dan FDR terhadap NPF. Penelitian ini menggunakan ECM (Error Correction Model) sebagai teknik analisis. Data yang digunakan adalah data Statistik Perbakan Syariah dan Badan Pusat Statistik Indonesia periode 2010-2015. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dalam jangka pendek GDP, Inflasi, Rasio Margin Murabahah terhadap Bagi Hasil Mudharabah dan Musyarakah tidak berpengaruh terhadap NPF, dan Rasio Alokasi Pembiayaan Murabahah terhadap Alokasi Mudharabah dan Musyarkah, serta FDR berpengaruh terhadap NPF namun tidak berindikasi moral hazard. Dalam jangka panjang Inflasi, Rasio Margin Murabahah terhadap Bagi Hasil Mudharabah dan Musyarakah tidak berpengaruh terhadap NPF, dan GDP, Rasio Alokasi Pembiayaan Murabahah terhadap Alokasi Mudharabah dan Musyarakah, serta FDR berpengaruh terhadap NPF namun hanya GDP yang memiliki indikasi moral hazard pada perbankan syariah. Kata Kunci: NPF, GDP, Inflasi, Rasio Margin Murabahah terhadap Bagi Hasil Mudharabah dan Musyarakah, Rasio Alokasi Pembiayaan Murabahah terhadap Alokasi Mudharabah dan Musyarkah, dan FDR
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33298
    Collections
    • Master of Economic and Finance [133]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV