Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kepadatan Serabut Kolagen Dalam Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus (Rattus novergicus)
Abstract
Latar Belakang : Luka merupakan hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Proses
penyembuhan luka yang cepat sangat dibutuhkan untuk segera memperbaiki struktur jaringan
sehingga fungsi dari kulit dan jaringan lunak tersebut dapat normal kembali. Penyembuhan luka
dapat diamati secara histologis salah satunya dengan memantau jumlah atau kepadatan serabut
kolagen. Tanaman Kelor (Moringa oleifera) mempunyai kasiat terapi dan telah digunakan oleh
orang-orang jaman dahulu untuk merawat kulit termasuk dalam penyembuhan luka. Di Indonesia
tanaman Kelor belum banyak digunakan untuk pengobatan. Oleh karena itu, perlu diteliti lebih
banyak untuk pemanfaatan yang maksimal.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera)
terhadap kepadatan serabut kolagen dalam proses penyembuhan luka incisidalampada tikus putih
jantan (Rattus novergicus)
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. Subjek penelitian
ini adalah Rattus novergicus yang dibagi menjadi 2 kelompok besar, kelompok A dan kelompok
B. Kelompok A dilakukan dekapitasi 5 hari pasca incisi. Kelompok A terbagi menjadi 4
kelompok yaitu kelompok kontrol (K1), Kelompok perlakuan dengan dosis 25 mg/hari (P1),
Kelompok perlakuan dengan dosis 50 mg/hari (P2), Kelompok perlakuan dengan dosis 100
mg/hari (03). Kelompok B dilakukan dekapitasi 14 hari pasca incisi. Kelompok B terdiri dari 2
kelompok yaitu kelompok kontror (K2) dan Kelompok perlakuan dengan dosis 100 mg/hari (P4).
Jaringan kulit kemudian dibuat kedalam blok parafin dengan pewarnaan hematoxilin dan eosin
(HE) sebagai pewarnaan utama dan mallory aniline blue sebagai pewarnaan penunjang. Hasil
pengamatan dianalisa menggunakan one-way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post-hoc.
Hasil : Terdapat perbedaan signifikan kepadatan serabut kolagen pada kelompok K1 dan P2
dengan p=0.028, K1 dan P3 dengan p=0,003, serta P1 dan P3 dengan p=0,044.
Kesimpulan : Pemberian ekstrak etanol Moringa oleifera dosis 50mg/hari dan 100 mg/hari
dapat meningkatkan kepadatan serabut kolagen 5 hari pasca incisi pada luka dalam Rattus
novergicus.
Kata Kunci : Moringa oleifera, kepadatan serabut kolagen, penyembuhan luka
Collections
- Medical Education [2782]
