• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengukuran Beban Kerja Pada Lini Produksi Wajan Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Dengan Pendekatan Metode Full Time Equivalent (Studi Kasus CV. WL Alumunium)

    Thumbnail
    View/Open
    12522173 Fajri Hardiansal.pdf (7.954Mb)
    Date
    2016
    Author
    Fajri Hardiansal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Beban kerja merupakan jumlah target pekerjaan atau target hasil yang harus dicapai dalam satu satuan waktu tertentu. CV. WL Alumunium ingin menaikkan jumlah produksi pada tahun 2017 dengan memproduksi wajan sebanyak 300 Unit. Dalam penelitian ini permasalahan yang dibahas adalah analisis beban kerja operator pada lini produksi wajan di CV. WL Alumunium Yogyakarta serta waktu siklus produksi pembuatan wajan dan menganalisis beban kerja yang diterima operator ketika memproduksi 300 wajan menggunakan metode full time equivalent (FTE). Hasil dari perhitungan dalam penelitian ini adalah mengukur beban kerja pekerja setiap divisi yang ada di proses produksi dengan total 13 orang pekerja yang diamati. Penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi divisi kerja berdasarkan beban kerja yang telah di teliti. Pada penelitian ini juga melibatkan persentase efektifitas beban kerja serta upah pekerja. Pada divisi pembubutan, pengkikiran memiliki beban kerja yang overload atau berlebih, divisi percetakan, divisi inspeksi peleburan, percetakan, packaging dan divisi transpenim termasuk kategori beban kerja yang normal dan persentase efektifitas kerja yang baik. Pada rekomendasi penelitian memberikan rekomendasi penambahan 2 pekerja di setiap divisi yang termasuk katagori overload yakni divisi pembubutan dan pengkikiran dengan jumlah pekerja awal sebanyak 13 pekerja menjadi 15 pekerja. Untuk gaji pekerja disesuaikan dengan UMR daerah karena beban kerja mereka tidak termasuk overload. Pada tahap terakhir melakukan simulasi dengan membadingkan sistem kerja awalan dan usulan. Hasil simulasi tersebut didapatkan dengan sistem kerja awal mendapatkan rata-rata sebanyak 223 wajan/hari. Sementara itu untuk sistem kerja usulan mendapatkan rata rata output 291. Kata kunci: Beban Kerja, Full Time Equivalent, Stopwatch, Insetif Pekerja, Simulasi kerja
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32915
    Collections
    • Industrial Engineering [2864]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV