• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Desain Arsitektur Gedung Seni Pertunjukan Yogyakarta Dengan Pendekatan Fleksibiltas Ruang Dan Arsitektur Etnik Kontemporer

    Thumbnail
    View/Open
    12512094 Narastya Mahottama Ayudhawara.pdf (15.03Mb)
    Date
    2016
    Author
    Narastya Mahottama Ayudhawara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta sebagai kota budaya memiliki banyak komunitas seni yang secara khusus bergerak dalam bidang seni pertunjukan. Kondisi ini dapat dijadikan peluang untuk menciptakan keragaman atraksi dan daya tarik wisata yang berbasis budaya. Hampir setiap minggu atau bulan, kota ini tidak pernh sepi dengan agenda event kesenian. Sebagai bagian dari Yogyakarta, Nitiprayan merupakan kampung yang berbasis kampung seni. Banyak kegiatan seni dan budaya yang sering diadakan di Kampung Nitiprayan karena mayoritas masyarakat Nitiprayan adalah Seniman. Salah satu bentuk dukungan dari potensi tersebut adalah ruang untuk mengekspresikan keragaman seni pertunjukan tersebut. Pembentukan ruang seni pertunjukan yang beragam ini kemudian diwujudkan dalam gedung seni pertunjukan. Tujuan dari Proyek Akhir sarjana ini adalah untuk merancang pusat gedung seni pertunjukan dengan pendekatan fleksibilitas ruang dan konsep arsitektur etnik kontemporer sebagai wadah keberagaman seni yang ada. Metode perancangan yang dilakukan adalah menentukan indikator Flexibility of space. Prinsip flexibility of space yang menjadi focus adalah convertibility of space Perancangan ruang dilakukan melalui beberapa indikator dari Convertibility of Space yang merupakan variabel dari Flexibility of Space antara lain : (1) Orientasi yaitu perubahan orientasi dan suasana dengan keinginan pelaku tanpa melakukan perombakan besar-besaran terhadap ruang yang sudah ada. (2) Proporsi ruang yang multifungsi menyesuaikan beberapa kegiatan yang terwadahi dengan fungsi yang beragam pada waktu yang berbeda. Perancangan bangunan utama dilakukan melalui salah satu gaya dari Konsep Arsitektur Kontemporer yaitu Etnik Kontemporer yang dijabarkan dalam beberapa indikator antara lain : (1) Wujud yang ekspresif, unik dan kontras (2) Penggunaan bahan material yang ekspresif dan kontras dengan lingkungan (3) Memiliki warna yang unik dan cenderung berbeda dengan lingkungan sekitar. Hasil dari penerapan indikator Fleksibilitas Ruang dan gaya Arsitektur Etnik Kontemporer Nitiprayan adalah rancangan Gedung Seni Pertunjukan Yogyakarta yang mencitrakan lokalitas Yogyakarta serta Nitiprayan sebagai bagiannya dengan fungsi yang fleksibel terhadap beragam seni pertunjukan baik tradisional maupun Kontemporer yang sedang berkembang.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32866
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV