Gelanggang Pelatihan Sepak Bola PSIM Yogyakarta Penerapan Kinetika Arsitektur sebagai Pendukung Latihan
Abstract
Gelanggang Pelatihan Sepak Bola Psim Yogyakarta
Penerapan Kinetika Arsitektur sebagai Pendukung Latihan
Faisal Akbar Rahmadhany 11 512 219 - Dr. Yulianto Purwono Prihatmaji, S.T., M.T.
Tempat pelatihan klub PSIM Yogyakarta seringkali hanya tergantung pada stadion Mandala
Krida, sehingga apabila Mandala Krida digunakan untuk keperluan lain maka kegiatan latihan PSIM
akan terganggu. Di sisi lain juga munculnya permasalahan pada tempat pembinaan pemain muda milik
PSIM yang telah dibekukan sejak tahun 2012, membuat PSIM kesulitan dalam meregenerasi
pemainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diusulkan untuk membuat sebuah area baru
yaitu sebuah gelanggang olahraga yang akan menjadi tempat pelatihan baru bagi klub PSIM dan
pemain mudanya.
Metoda awal yang digunakan adalah metoda pengumpulan data yang dilakukan secara primer/
langsung dan sekunder/ tidak langsung. Metoda primer dilakukan dengan cara survey, observasi site,
dan wawancara. Kedua, metoda sekunder yang didapatkan melalui literatur dari buku, jurnal, instansi
dan internet sesuai dengan tema perancangan yang diangkat. Setelah metoda pengumpulan data,
dilakukan metoda pengidentifikasian masalah, dengan pembagian dan pengelompokan sub
permasalahan sesuai dengan topik yang ingin diteliti. Setelah itu masuk ke dalam metoda selanjutnya
yaitu metoda perumusan konsep. Metoda ini akan merumuskan dan menetapkan beberapa program
yang ingin diterapkan, mulai dari program latihan, program ruang, hingga konsep bentukan dari
bangunan. Selanjutnya dilakukan metoda pengujian untuk membuktikan rancangan yang telah dibuat.
Metoda uji matematis digunakan untuk dapat menentukan kebutuhan udara segar yang dibutuhkan
dalam ruangan dengan aktivitas yang cukup tinggi.
Desain tempat pelatihan dibuat dengan mempertimbangkan beberapa aktivitas latihan yang
akan dilakukan. Beberapa aktivitas latihan yang dapat dilakukan di area indoor akan difasilitasi dan
dipindahkan di dalam tempat pelatihan baru yang akan dibuat, yaitu Gelanggang Pelatihan Sepak Bola
PSIM Yogyakarta. Tempat ini akan menjadi area latihan baru bagi PSIM Yogyakarta dengan fasilitas
yang cukup lengkap. Diantaranya adalah ruang latihan khusus, merupakan ruangan yang dapat
memfasilitasi beberapa kegiatan latihan sesuai dengan kebutuhannya. Didukung dengan pendekatan
arsitektur kinetik yang memungkinkan beberapa bagian bangunan untuk dapat bergerak dalam
membantu proses latihan, menambah jumlah ruang, maupun mengatur volume udara dalam ruangan.
Kata kunci : PSIM Yogyakarta, Pemain muda PSIM, Jenis latihan, Ruang latihan, Arsitektur kinetik
Collections
- Architecture [3971]
