Show simple item record

dc.contributor.advisorDwi Ana Ratna Wati, S.T., M.Eng.
dc.contributor.advisorAlmira Budiyanto, S.Si., M.Eng.
dc.contributor.authorAHSAN JUNDI ASSAYAF
dc.contributor.authorMUHAMMAD RIALDY
dc.contributor.authorGARNIS RAMADAN
dc.date.accessioned2021-08-18T06:08:09Z
dc.date.available2021-08-18T06:08:09Z
dc.date.issued2021-05-25
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/31755
dc.description.abstractFodder adalah pakan ternak (sumber pakan dari tanaman yang diolah menjadi asupan bagi ternak). Tersedianya bahan pakan merupakan aspek yang paling penting dalam menunjang kualitas peternak. Waktu musim kemarau mengalami kendala pada saat memproduksi pakan ternak yang terdapat di alam karena jumlah menjadi terbatas. Alternatif yang diberikan ialah menanam fodder dengan teknik penanaman hidroponik menggunakan biji jagung. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media tanam selain tanah. Karena fungsi tanah sebagai perantara larutan nutrisi, maka fungsinya dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambahkan sirkulasi air dan oksigen melalui media. Hidroponik memerlukan pengisian nutrisi menggunakan bubuk AB mix yang berulang kali, dengan melakukan pengisian tersebut membutuhkan tenaga untuk pengisian dan biaya untuk membeli AB mix yang berulang kali. Pengisian nutrisi dapat digantikan menggunakan teknik akuakultur, akuakultur merupakan metode pemeliharaan dengan menggunakan ikan sebagai perantaranya. Sehingga terdapat dua teknik yang dapat digunakan yaitu hidroponik dan akuakultur. Akuaponik dapat dimanfaatkan pada proses pembuatan fodder karena masih selaras dengan pembuatan fodder dan menyokong proses pembuatan fodder. Kondisi lingkungan sekitar sangat berpengaruh dalam pertumbuhan fodder, salah satu yang berpengaruh yaitu tumbuhnya jamur/lumut yang menghambat laju tumbuh fodder. Dengan memanfaatkan teknologi, variabel utama yang harus dikendalikan adalah suhu dan kelembaban dimana variabel tersebut merupakan faktor pendukung utama dalam mencegah tumbuhnya jamur/lumut. Kondisi lingkungan dapat dikendalikan oleh kontrol pendingin dan heater fan. Rangkaian sistem kontrol suhu dan kelembaban berbasis Arduino dengan penggunaan komponen pendukung berupa sensor dht, servo, relay, motor driver L298N dan Blynk (UI IoT). Fodder jagung sebagai pakan alternatif pengganti rumput dapat ditanam pada lahan kecil, disusun dalam rak-rak dengan media nampan/baki. Dan kualitas air memegang peranan penting dalam bidang perikanan terutama untuk kegiatan budidaya serta produktivitas hewan akuatik. Fodder jagung dapat dipanen minimal 1 minggu, hasil panen dapat langsung diberikan kepada ternak. dengan cara diangkat bahkan bisa digulung sehingga nampan akan menjadi bersih kembali, fodder jagung dapat dikonsumsi secara keseluruhan hingga akar-akarnya tanpa tersisa.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleAsmod : Smart System Akuaponik Untuk Pembuatan Fodder Dari Biji Jagungen_US
dc.Identifier.NIM17524029
dc.Identifier.NIM17524054
dc.Identifier.NIM17524065


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record