Substansi Kecerdasan dan Implikasinya terhadap Perkembangan Keagamaan Peserta Didik Usia Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Abstract
SUBSTANSI KECERDASAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP
PERKEMBANGAN KEAGAMAAN PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH
MENENGAH PERTAMA (SMP)
Siti Khodijah
NIM. 14913172
Kecerdasan (Z|aka@’) dalam pendidikan Islam merupakan salah satu syarat
keberhasilan seseorang mempelajari ilmu tetapi kecerdasan dalam psikologi
pendidikan Islam belum memperoleh ruang pembahasan yang substansial.
Pengajaran mata pelajaran PAI belum mencapai pada dorongan pemberdayaan
kecerdasan. Usia SMP adalah fase kritis awal individu dalam menghadapi
problem-problem beragama.
Obyek penelitian ini mengungkap substansi kecerdasan dalam jiwa manusia dan
hubungan keterlibatannya terhadap perkembangan keagamaan peserta didik,
dituangkan dalam pertanyaan penelitian, (1) Bagaimana substansi kecerdasan
dalam struktur psikologis manusia?, (2) Bagaimana implikasi substansi
kecerdasan terhadap perkembangan keagamaan pada peserta didik usia SMP?.
Penelitian kepustakaan ini menggunakan pendekatan filosofis dan Psikologi
Pendidikan Islam dengan metode Qualitative Content Analysis.
Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan Substansi kecerdasan adalah nur
Ilahiah yang diproyeksikan melalui kapasitas ‘aqliah ( اَلْقُدْرَةالْعَقْلِيَّة ), kapasitas
naluriah ( اَلْقُدْرَةالْغَرِيِزَة ), dan kapasitas aktualisasi ( اَلْقُدْرَةالْحَرَكَة ). Implikasi substansi
kecerdasan terhadap perkembangan keagamaan peserta didik usia SMP
termanifestasi dalam profil peserta didik yang memiliki: Fondasi keimanan dan
keislaman yang kuat, pola pikir keagamaan yang cerdas, rasa keagamaan yang
kuat, pola sikap keagamaan yang tegas.
Keyword: kecerdasan, psikologi, keagamaan
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
