| dc.contributor.advisor | Karina Utami Dewi | |
| dc.contributor.author | 16323020 Dewa Ayu Rachmitha Sekarkinanti | |
| dc.date.accessioned | 2021-07-21T02:57:35Z | |
| dc.date.available | 2021-07-21T02:57:35Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/30667 | |
| dc.description.abstract | Kesepakatan yang dibuat oleh Uni Eropa dan Turki pada tahun 2016, yaitu EU-Turkey Refugee
Agreement dilatar belakangi oleh krisis pengungsi di Uni Eropa pada tahun 2015 yang mengakibatkan
terjadinya gelombang pengungsi besar-besaran. Kesepakatan tersebut kemudian diyakini sebagai alat
untuk menekan laju arus pengungsi melalui 9 poin yang menjadi poin-poin dalam kesepakatan
tersebut. Namun dalam pelaksanaannya, 9 poin yang disepakati tidak semuanya mampu dilaksanakan.
Dengan menggunakan konsep communicative action dalam teori rezim internasional, tulisan ini akan
melihat bagaimana perjanjian tersebut terbentuk berdasarkan nilai-nilai yang tertuang dalam konsep
communicative action.
Kata kunci: krisis pengungsi, EU-Turkey Refugee Agreement, rezim internasional, communicative
action. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | krisis pengungsi | en_US |
| dc.subject | EU-Turkey Refugee Agreement | en_US |
| dc.subject | rezim internasional | en_US |
| dc.subject | communicative action | en_US |
| dc.title | Analisis Pembentukan Rezim Internasional terhadap EU-Turkey Refugee Agreement | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 16323020 | |