• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Kafein Terhadap Kadar Trigliserida Pada Tikus Yang Diberi Exercise

    Thumbnail
    Date
    2019-07-11
    Author
    Gustoro, Imam Bagus
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kafein sering ditemukan dalam bahan-bahan sekitar kita seperti kopi, teh, minuman energi dan soda. Dalam dunia olahraga banyak digunakan peningkat performa latihan dan penunda kelelahan. Hal ini disebabkan kerja kafein dalam meningkatkan proses lipolisis dalam tubuh. Lipolisis akan menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh yang apabila proses ini berlebih dapat menyebabkan gangguan-gangguan seperti penyakit kardiovaskular, stroke,dan penyakit jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kafein terhadap kadar trigliserida tikus yang diberi exercise. Metode: Penelitian menggunakan eksperimental murni dengan pretest posttest control group design. Tikus Wistar jantan 15 ekor dibagi dalam 3 kelompok, kontrol (KF0), kafein dosis optimal (7,56 mg/200grBB)(KF1), dan kafein dosis tinggi(11,34 mg/200grBB)(KF2). Pengambilan darah untuk pengukuran kadar trigliserida dilakukan sebelum perlakuan dan setelah exercise. Perlakuan yaitu kafein sesuai kelompok satu jam sebelum dilakukan exercise. Exercise berupa berlari di running wheel dilakukan semua kelompok selama 25 menit. Setelah itu, dilakukan data pengukuran kadar trigliseridadikumpulkan dan analisis data dengan software statistik. Hasil: Rata-rata kadar trigliserida tikus pretest (mg/dl) 91,2 ± 6,05 (KF0), 74,4 ± 6,18 (KF1), 139,6±27,1 (KF2), dan rata-rata kadar trigliserida tikus posttest (mg/dl) 89,0 ± 6,12 (KF0), 69,8 ± 5,97 (KF1), 133,2 ±26,5 (KF2). Hasil analisis pada tiap kelompok perlakuan menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antar semua kelompok (p < 0,01). Kelompok KF2 memiliki rerata penurunan paling tinggi dibandingkan kelompok KF0 dan KF1. Kesimpulan: Pemberian kafein pada tikus yang diberi exercise menurunkan kadar trigliserida darah tikus. Penurunan yang paling tinggi terjadi pada pemberian dosis kafein tinggi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/30629
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV