Perbandingan Anggaran Penggunaan Floordeck Dengan Konvensional Pada Pelat Lantai Bangunan 2 Tingkat (Cost Comparison Between Conventional Plate And Floordeck For 2 Story Building)
Abstract
Pada umumnya pekerjaan struktur pelat lantai masih menggunakan metode konvensional
untuk pelaksanaannya. Metode konvensional ini adalah metode yang dilakukan dengan cara
melakukan semua pekerjaan ditempat seperti pengecoran, pembesian, maupun pembuatan
bekisting. Terlebih metode ini masih digemari untuk dilakukan pada bangunan-bangunan
sederhana 2 lantai. Padahal di zaman yang lebih modern ini sudah ada beberapa metode
pelaksanaan pelat lantai seperti metode floordeck. Metode ini adalah metode yang menggunakan
floordeck sebagai bekisting maupun penulangan positif sehingga keunggulan tersebut merupakan
poin penghematan pembuatan pelat lantai. Floordeck ini masih lebih dikenal untuk pembangunan
struktur bangunan yang terbilang besar. Hal ini yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini.
Berdasarkan penilitan ini, peneliti ingin mengetahui besar persentase
penghematan/pemborosan apabila metode floordeck diterapkan pada bangunan 2 lantai di
bandingkan dengan bangunan-bangunan yang terbilang besar. Oleh karena itu menghitung RAB
(rencana anggaran biaya) antara pelat konvensional dan pelat floordeck dilakukan pada penelitian
ini dengan acuan Permen PU No 28/PRT/M/2016 sedangkan untuk perhitungan analisis struktur
floordeck acuan yang di gunakan Steel Deck Institute 2011.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah biaya konvensional pada pelat adalah
sebesar Rp 134.754.626 sedangkan untuk metode floordeck sebesar Rp 118.562.330. Penghematan
yang terjadi adalah sebesar 12,015 % dengan nominal sebesar Rp 16.191.785 dari biaya
pembangunan menggunakan metode konvensional.
Collections
- Civil Engineering [4759]
