• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Museum Bahari di Banyuwangi: Galeri Interaktif dan Rekreatif

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (44.60Kb)
    02 preliminari.pdf (166.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (283.2Kb)
    04 abstract.pdf (112.6Kb)
    05.1 bab 1.pdf (1.083Mb)
    05.2 bab 2.pdf (1.056Mb)
    05.3 bab 3.pdf (707.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.686Mb)
    05.5 bab 5.pdf (593.6Kb)
    05.6 bab 6.pdf (1.443Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (47.09Kb)
    Date
    2006
    Author
    Hartono, Budi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Museum Bahari di Banyuwangi merupakan implementasi dari sebuah kebutuhan masyarakat luas, utamanya masyarakat Kabupaten Banyuwangi akan sarana pendidikan, pelestarian, sarana informasi dan tempat rekreasi yang mengkhususkan dalam hal kelautan. Salah satu alasan kuat dibangunnya museum ini ialah dari factor latar belakang kehidupan rakyat Banyuwangi yang tidak dapat dipisahkan kedekatannya dengan laut, baik itu dari sejarah, geografis maupun kehidupan sosial masyarakat yang sebagian besar masyarakat pesisir pantai di Banyuwangi berprofesi sebagai nelayan. Diharapkan nantinya dengan adanya Museum Bahari ini akan menjadi sebuah jalan pintas yang berkualitas untuk mempelajari laut secara menyeluruh. Untuk tujuan itu Museum Bahari ini di rancang dengan mengutamakan pada desain galeri yang interaktif dan memiliki sifat yang rekreatif sehingga pengunjung yang datang dapat dengan mudah memahami objek pamer dan tidak merasa cepat bosan. Skematik desain diarahkan untuk dapat menciptakan sebuah museum yang memiliki gallery interaktif. Dimana setiap galeri yang ada diusahakan untuk dapat memberikan peluang bagi pengunjung agar dapat berinteraksi dengan objek pamer. Interaktif disini tentunya dibagi dalam beberapa karakter, yaitu interaktif satu arah, interaktif dua arah dan sejauh mana melibatkan indra manusia untuk terlibat langsung dengan objek pamer dan atau ruang galeri interaktif itu. Kemudian dari pertimbangan tersebut kemudian disusunlah urutan galeri yang akan dibuat. Kemudian dilakukanlah pengembangan desain dengan menuangkan konsep rekreatif dan interaktif kedalam rancangan bangunan Museum Bahari. Hal ini diterapkan kedalam desain galeri yang ada yaitu, galeri sumber daya alam (SDA), galeri kapal, galeri kolam dan galeri navigasi. Pada galeri di dalam bangunan utama cenderung bersifat informatif dengan desain suasana ruang yang menarik dan komputerise. Tetapi didalam bangunan utama juga akan dijumpai galeri aquarium raksasa yang memiliki karakter interaktif. Sedangkan untuk galeri kolam dan navigasi lebih memiliki karakter interaktif, namun terpisah dari bangunan utama. Hal ini lebih dikarenakan pertimbangan fungsional. Seperti halnya galeri navigasi diletakkan di tepi pantai untuk memberikan suasana yang mendukung pengunjung agar merasakan kedekatan dengan laut. Dan secara keseluruhan museum ini selain memiliki potensi informasi, museum bahari ini juga memiliki nuansa rekreatif.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2992
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV