Show simple item record

dc.contributor.advisorArief Bachtiar
dc.contributor.author15312476 Sartika Probo Hantary
dc.date.accessioned2021-06-24T02:11:25Z
dc.date.available2021-06-24T02:11:25Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/29569
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Faktor tersebut diturunkan dengan analisis fraud triangle. Sedangkan kecurangan laporan keuangan di ukur mengunakan Beneish M-Score. Objek penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018. Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel penelitian ini adalah 49 perusahaan dengan pengamatan selama 5 tahun. analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial targets (ROA), nature of industry (RECIVEBLE) berpengaruh positif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan, sedangkan ineffective monitoring (BDOUT) berpengaruh negatif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Sedangkan financial stability (ACANGE), external pressure (LEV), personal financial need (OSHIP) dan rationalization (AUDREPORT) tidak berpengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectfinancial statement frauden_US
dc.subjectBeneish M-Scoreen_US
dc.subjectFraud triangleen_US
dc.subjectfinancial stabilityen_US
dc.subjectexternal pressureen_US
dc.subjectpersonal financial needen_US
dc.subjectfinancial targeten_US
dc.subjectnature of industryen_US
dc.subjectineffective monitoring dan rationalizationen_US
dc.title“Determinan Financial Statement Fraud dengan Analisis Fraud Triangle” (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018)en_US
dc.Identifier.NIM15312476


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record