• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Biaya Selama Siklus Hidup Perkerasan Lentur Dan Perkerasan Kaku Pada Perencanaan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Balong-Plosokerep, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    17914024 Aswad Rafi Muhammad.pdf (4.834Mb)
    Date
    2021-01-27
    Author
    ASWAD RAFI MUHAMMAD
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Investasi pekerjaan jalan memerlukan biaya pembangungan awal yang besar, maka sudah semestinya untuk menghitung juga biaya perawatan dan rehabilitasi serta biaya pengguna jalan, yang dalam hal ini akan membentuk biaya selama siklus hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur perkerasan lentur dan kaku, biaya selama siklus hidup 20 tahun perkerasan lentur dan kaku, dan mengetahui perkerasan mana yang layak untuk diaplikasikan pada Ruas jalan Balong-Plosokerep. Penelitian ini menggunakan pedoman Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 untuk menghitung struktur perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Perhitungan biaya selama siklus hidup selama 20 tahun dengan menjumlahkan biaya konstruksi, biaya perawatan dan rehabilitasi selama 20 tahun dan biaya pengguna jalan selama 20 tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukan untuk perkerasan lentur adalah AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-base 8 cm dan lapis pondasi agregat kelas A 21,5 cm, sedangkan untuk perkerasan kaku adalah beton 30 MPa 27 cm dan beton kurus 10 cm dengan jenis perkerasan kaku beton bersambung tanpa tulangan. Biaya selama siklus hidup pada perkerasan kaku memiliki total biaya yang lebih rendah yaitu Rp 25.513.071.863,78 dibanding dengan perkerasan lentur yaitu Rp 29.485.744.060,69. Biaya selama siklus hidup pada perkerasan kaku lebih hemat 13,47% dibandingkan perkerasan lentur. Jadi bisa disimpulkan bahwa perkerasan kaku lebih layak untuk diaplikasikan pada Ruas Jalan Balong-Plosokerep
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/29303
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [221]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV