• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Persediaan Tepung Basah dengan Menggunakan Model Persediaan Probabilistik Sistem P dan Q (Studi Kasus: UD Salam Group)

    Thumbnail
    View/Open
    13522228 Muhammad Ikhsan Abdullatif.pdf (5.753Mb)
    Date
    2020
    Author
    13522228 Muhammad Ikhsan Abdullatif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    UD Salam Group merupakan industri yang bergerak dalam produksi roti, terutama roti basah. Permintaan roti pada periode 2019 untuk bulan maret yang diterima UD Salam Group cukup tinggi dan dikarenakan hal tersebut pada akhir bulan maret UD Salam Group melakukan pembelian persediaan yang lebih banyak daripada biasanya dengan harapan permintaan bulan April juga sama, akan tetapi permintaan pada bulan April turun kembali seperti permintaan pada bulan normal. Pada bulan Mei permintaan roti turun lebih rendah lagi dan dikarenakan masih terdapat sisa persediaan pada bulan April UD Salam Group hanya melakukan pembelian persediaan 1 kali pada bulan Mei. Kelebihan persediaan sisa dari bulan Maret berkemungkinan kadaluarsa atau rusak apabila disimpan lebih dari 1,5 bulan. Sementara itu jika terjadi kekurangan persediaan akan menyebabkan terhentinya proses produksi karena harus menunggu persediaan baru tiba. Dengan permasalahan tersebut penelitian dilakukan dalam rangka mencari perencanaan persediaan yang baik untuk perusahaan UD Salam Group dengan menggunakan metode persediaan probabilistik sistem P dan sistem Q berdasarkan besar kebutuhan tepung basah yang ada pada periode 2019. Hasil dari perhitungan total biaya didapatkan biaya penghematan paling baik pada sistem Q, akan tetapi dikarenakan susah diterapkan dikarenakan lama penyimpanan tepung yang tersimpan sekitar 3 bulan dan ditakutkan tepung akan rusak karena tepung paling lama akan bertahan dalam kondisi baik selama 1 hingga 1,5 bulan. Berdasarkan hal tersebut maka hasil perhitungan model P dengan periode pemesanan tiap 30 hari dipilih sebagai alternatif penghematan, selain itu dikarenakan sistem P juga lebih sederhana dalam penjadwalan dan pencatatan persediaan dibandingkan sistem Q. Untuk peramalan persediaan pada periode 1 tahun yang akan datang didapatkan kebutuhan sebesar 473 dan berdasarkan hasil perhitungan sistem P diperoleh penghematan sebesar 57,43%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29139
    Collections
    • Industrial Engineering [2908]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV