• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Crash Program pada Proyek Bendung Petahunan Brebes dengan Lembur dan Penambahan Tenaga Kerja

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (60.45Kb)
    02 preliminari.pdf (257.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (196.7Kb)
    04 abstract.pdf (97.44Kb)
    05.1 bab 1.pdf (319.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.062Mb)
    05.3 bab 3.pdf (553.1Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.119Mb)
    05.5 bab 5.pdf (92.44Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (67.23Kb)
    Date
    2002
    Author
    Saputro, Tri Wahyudi Eko
    Zulfandrie, Hamara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam suatu pembangunan proyek konstruksi sangat diperlukan adanya sistem yang efektif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia dan sumber dana yang ada agar supaya keterlambatan pekerjaan dari jadwal yang sudah direncanakan dapat diatasi secepatnya. Dalam rangka mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan, altematif yang dapat digunakan adalah dengan melakukan Crash Program, yaitu dengan menambah jumlah tenaga kerja atau dengan menambah jam kerja (lembur), sehingga perlu diadakan studi tentang efektifitas kedua altematif tersebut dari segi waktu pelaksanaan pekerjaan, produktifitas tenaga kerja, perolehan volume pekerjaan, dan upah tenaga kerja, Studi dilakukan pada Proyek Bendung Petahunan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah, karena proyek tersebut memerlukan sistem penambahan tenaga kerja atau penambahan jam kerja. Pekerjaan sehari normal dilakukan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00, sedangkan untuk pekerjaan lembur dilakukan pada pukul 17.00 sampai dengan pukul 21.00. Setelah dilakukan studi terhadap proyek tersebut, ternyata upah tenaga kerja pada pekerjaan lembur lebih besar dibanding dengan upah pada penambahan tenaga kerja. Hasil dari analisis dan pembahasan studi ini adalah bahwa dalam tinjauan waktu pelaksanaan yang sama, pekerjaan dengan sistem penambahan tenaga kerja lebih efektif dari segi perolehan volume pekerjaan maupun biaya tenaga kerjanya. Dengan adanya penambahan tenaga kerja ini tentunya untuk penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan akan lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi proyek konstruksi tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2888
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV