• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis dan Disain Struktur Flat Plate Beton Prategang Pasca Tarik dengan Unbonded Tendon

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (54.58Kb)
    02 preliminari.pdf (136.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (356.7Kb)
    04 abstract.pdf (89.79Kb)
    05.1 bab 1.pdf (132.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (566.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.045Mb)
    05.4 bab 4.pdf (2.263Mb)
    05.5 bab 5.pdf (322.9Kb)
    05.6 bab 6.pdf (109.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (67.87Kb)
    Date
    1998
    Author
    Sumngani
    Setiyanto, Budi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan pelat dengan balok menyebabkan fungsi tinggi ruangan tidak optimal karena tonjolan balok tersebut. Perlu diusahakan pembuatan pelat yang ramping dan memenuhi persyaratan kekuatan, keuntungan lain yaitu tinggi total bangunan berkurang sehingga berat total struktur dapat dikurangi. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas dapat digunakan flat plate beton prategang. Untuk itu perlu adanya suatu analisis dan disain flat plate beton prategang. Analisis yang dimaksud meliputi analisis tegangan beton (saat transfer dan layan), kapasitas penampang terhadap lentur, geser, lendutan dan disain daerah ujung. Dalam tugas akhir ini beberapa komponen penentu kekuatan, diantaranya penetapan eksentrisitas tendon dan perkiraan besar tegangan beton akan dianalisis dengan lima variasi sehingga didapatkan disain yang efektif. Distribusi momen dianalisa dengan pendekatan portal ekivalen (equivalent frame method), yang dilanjutkan perhitungan mekanika dengan metode Cross (cross method), sedangkan konsep prategang dilakukan dengan metode perimbangan beban (load balancing method). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa semakin besar asumsi tegangan rata-rata dan eksentrisitas, maka kapasitas momen nominal penampang juga akan semakin besar. Sedangkan lendutan yang terjadi akan semakin kecil, hal ini dikarenakan beban yang tidak terimbangi (unbalance load) semakin kecil. Semakin besar tegangan rata-rata maka kapasitas geser beton juga akan semakin besar, gaya geser yang terjadi yang melebihi kapasitas geser beton diantisipasi dengan menempatkan tulangan geser berupa sengkang. Pada daerah ujung (endblock) ditempatkan tulangan sengkang untuk mengantisipasi tegangan yang terjadi akibat transfer gaya prategang dan menempatkan pelat angkur dengan memperhitungkan kekuatan beton baik pada saat transfer maupun layan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2887
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV