Show simple item record

dc.contributor.advisorRatna Permata Sari
dc.contributor.author16321008 Fadhli Rahmandani
dc.date.accessioned2021-05-25T07:52:30Z
dc.date.available2021-05-25T07:52:30Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/28736
dc.description.abstractSalah satu pencipta identitas diri adalah fashion, dalam hal ini peneliti membahas fashion denim, karena denim memiliki karakteristik yang memungkinkan adanya “personalisasi”. Kecanggihan teknologi menciptakan komunitas virtual yang antusias terhadap denim dan semua hal yang berkaitan dengan denim lifestyle. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana raw denim menjadi sebuah bentuk ekspresi para pemakainya dan medium apa saja yang digunakan untuk menunjukkan bentuk ekspresi oleh pemakai raw denim tersebut. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai dasar dalam pembangunan pemahaman untuk membuat sebuah gambaran yang rinci dari sudut pandang informan dan mendapatkan informasi pada kondisi yang sesungguhnya. Penelitian dilakukan pada anggota komunitas Indonesia Denim Group (INDIGO) dengan melakukan purposive sampling atau pengambilan sample sesuai kebutuhan penelitian. Data hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan interview mendalam. Dari hasil penelitian ini, menjawab rumusan masalah, peneliti menemukan bahwa nilai guna dari Raw denim sudah tidak menjadi syarat utama dalam menggunakan denim, tetapi lebih tertuju terhadap sign value dengan adanya “personalisasi” denim sesuai dengan bentuk badan yang disebut crease dan fades mark, yang dihasilkan berdasarkan kebiasaan sehari-hari pemakainya. Kedua, medium yang digunakan bisa terlihat didalam sebuah komunitas yang dibangun atas kesamaan ideologi dan menjadi sebuah produk dari faham fanatisme, yang menjadi media berkomunikasi yang cepat dan dapat memberikan timbal balik secara langsung. Eksistensi yang ingin ditunjukkan secara sederhana mereka bangun melalui sebuah media sebagai tempat menunjukkan ekspresi diri. INDIGO sebagai komunitas virtual mampu menggantikan komunitas organik dan menyediakan kelebihan yang menjadi penyeimbang kehadiran proses sosial fragmentasi dan individualisasi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectfashionen_US
dc.subjectdenimen_US
dc.subjectekspresi dirien_US
dc.subjectkomunitasen_US
dc.subjectidentitasen_US
dc.subjectfanatismeen_US
dc.titleRaw Denim Sebagai Ekspresi Diri Studi Kasus Pada Komunitas Indonesia Denim Group (INDIGO)en_US
dc.Identifier.NIM16321008


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record