• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Raw Denim Sebagai Ekspresi Diri Studi Kasus Pada Komunitas Indonesia Denim Group (INDIGO)

    Thumbnail
    Date
    2020
    Author
    16321008 Fadhli Rahmandani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu pencipta identitas diri adalah fashion, dalam hal ini peneliti membahas fashion denim, karena denim memiliki karakteristik yang memungkinkan adanya “personalisasi”. Kecanggihan teknologi menciptakan komunitas virtual yang antusias terhadap denim dan semua hal yang berkaitan dengan denim lifestyle. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana raw denim menjadi sebuah bentuk ekspresi para pemakainya dan medium apa saja yang digunakan untuk menunjukkan bentuk ekspresi oleh pemakai raw denim tersebut. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai dasar dalam pembangunan pemahaman untuk membuat sebuah gambaran yang rinci dari sudut pandang informan dan mendapatkan informasi pada kondisi yang sesungguhnya. Penelitian dilakukan pada anggota komunitas Indonesia Denim Group (INDIGO) dengan melakukan purposive sampling atau pengambilan sample sesuai kebutuhan penelitian. Data hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan interview mendalam. Dari hasil penelitian ini, menjawab rumusan masalah, peneliti menemukan bahwa nilai guna dari Raw denim sudah tidak menjadi syarat utama dalam menggunakan denim, tetapi lebih tertuju terhadap sign value dengan adanya “personalisasi” denim sesuai dengan bentuk badan yang disebut crease dan fades mark, yang dihasilkan berdasarkan kebiasaan sehari-hari pemakainya. Kedua, medium yang digunakan bisa terlihat didalam sebuah komunitas yang dibangun atas kesamaan ideologi dan menjadi sebuah produk dari faham fanatisme, yang menjadi media berkomunikasi yang cepat dan dapat memberikan timbal balik secara langsung. Eksistensi yang ingin ditunjukkan secara sederhana mereka bangun melalui sebuah media sebagai tempat menunjukkan ekspresi diri. INDIGO sebagai komunitas virtual mampu menggantikan komunitas organik dan menyediakan kelebihan yang menjadi penyeimbang kehadiran proses sosial fragmentasi dan individualisasi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28736
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV