• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Kembali Pasar Tradisional Demangan di Yogyakarta dengan Pendekatan Arsitektur Metafora yang Ikonik STUDI KASUS : Pasar Tradisional Demangan, Demangan, Kec.Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    16512031 Alvin Fadhil Muzakky.pdf (15.16Mb)
    Date
    2020
    Author
    16512031 Alvin Fadhil Muzakky
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pasar Tradisional Demangan berada dikelurahan Demangan yang berada disekitaran kawasan perdagangan dan jasa yang ramai. Di Pasar Tradisional Demangan terjadi permasalahan yaitu desain fasad bangunan pasar tidak menampilkan ikon atau ciri khas sebagai Pasar Tradisional Demangan. Sehingga perlu merancang pasar tradisional yang dapat mengakomodir semua pedagang sehingga pedagang dapat berjualan didalam pasar dan juga menampilkan desain fasad bangunan Pasar Tradisional Demangan yang ikonik dengan penekanan konsep desain dari arsitektur metafora yang diambil dari bentuk sayap burung garuda pada lambang Karaton Ngayogya karta Hadiningrat. Konsep desain fasad diambil dari proses transformasi sayap burung garuda pada lambang Karaton Ngayogyakarta Hadinigrat yang diambil bentukan garis sayapnya kemudian di potong dan ditransformasikan menjadi bentukan atap, kantilever dan juga bentukan potongan dan transformasi dari bulu pada sayap burung garuda yang dijadinya sebagai jendela bangunan. Konsep desain fasad diambil dari burung garuda pada lambang Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dikarenakan masyarakat terbiasa melihat dan dekat dengan lambang Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sehingga cocok untuk dijadikan dasar konsep ikonik dari fasad Pasar Tradisional Demangan. Pasar ini juga dirancang memiliki 4 lantai yang dimana lantai dasar digunakan untuk berjualan lapak daging dan ikan, lantai 1 dan 2 digunakan untuk berjualan lapak buah dan sayur, lantai 3 digunakan untuk berjualan kios pecah belah, pakaian, sepatu dll. Dari isu diatas, perancangan Pasar Tradisional Demangan dengan konsep fasad metafora yang ikonik dihararpkan mampu membuat ikon atau ciri khas fasad Pasar Tradisional Demangan untuk disekitaran lokasi pasar.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28436
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV