• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Perbandingan Metode Penentuan Derajat Deasetilasi Kitosan Menggunakan Spektroskopi Infra Merah Dan Metode Volumetri

    Thumbnail
    View/Open
    17231021 Nofa Armelia Sari.pdf (1.610Mb)
    Date
    2020
    Author
    Nofa Armelia Sari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Uji perbadingan metode penentuan derajat deasetilasi kitosan telah dilakukan menggunakan spektroskopi infra merahdan metode volumetri. Penentuan derajat deasetilasi menggunakan spektroskopi infra merahditentukan dengan metode baseline menggunakan persamaan 3-6, sedangkan metode volumetri didasarkan padatitrasi asam basa dengan variasi indikator, meliputi indikator phenolftalein (PP), metil orange (MO), conway (hijau bromkresol dan merah metal) dan potensiometri. Hasil derajat deasetilasi kitosan rata-rata menggunakan spektroskopi infra merah persamaan 3-6 berturut-turut 66,38%; 78,02%; 67,89%; 69,13%. Penentuan derajat deasetilasi metode titrasi pada indikator PP, MO, conway dan potensiometri secara berturut-turut didapatkan kadar 43,81%; 99,59%; 95,66%; 77,85%. Pengujian signifikansi nilai derajat deasetilasi menggunakan spektroskopi inframerah dan metode titrimetri dilakukan dengan menggunakan ANOVA. Berdasarkan penelitian, spektroskopi inframerah dengan persamaan 3-6 direkomendasikan sebagai metode untuk estimasi kasar derajat deasetilasi untuk kitosan dan turunannya. Perhitungan nilai derajat deasetilasi dengan presisi yang baik dan akurasi yang baik dihitung menggunakan persamaan 6. Penentuan derajat deasetilasi menggunakan volumetri direkomendasikan menggunakan titrasi potensiometri. Titrasi dengan indikator PP, MO, conway memiliki keterbatasan dalam mengamati titik akhir. Titrasi potensiometri memiliki presisi dan akurasi yang baik, menggunakan peralatan sederhana, mudah didapat, murah dan dapat diandalkan untuk analisis rutin.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28285
    Collections
    • Chemical Analyst [441]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV