• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perilaku Pernikahan Dini: Akar Masalah Dan Peran Stakeholder (Suatu penelitian kualitatif dengan pendekatan Case Study Di Dusun Gembongan Kecamatan Kali Angkrik Kabupaten Magelang)

    Thumbnail
    Date
    2014-03-17
    Author
    Sandi, Aris
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pernikahan merupakan suatu kata yang sangat sakral yang berarti memiliki ikatan yang sah antara seorang perempuan dan laki-laki, dewasa ini pernikahan dini merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi di Negara berkembang termasuk Indonesia,salah satunya di Jawa tengah kabupaten Magelang Kecamatan Kaliangkrik Dusun Gembongan.Pernikahan dini tentunya terjadi karena adanyabeberapa hal yang menjadi faktor pendukung,selain itu adanya intervensi ataupun peran stakeholder sehingga terjadi pernikahan tersebut.Tujuan :Mengetahui akar permasalahan dan peran stakeholder pada pernikahan dinidi Kabupaten Magelang Kecamatan Kaliangkrik Dusun Gembongan.Metode Penelitian :Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan case study. Subjek yang dijadikan narasumber adalah warga Dusun Gembongan yang terlibat atau berperan pada pernikahan dini yang dipilih dengan purpusive sampling.Adapun narasumber adalah: wanita dengan pernikahan dini, orang tua dari anak pernikahan dini, tokoh masyarakat (RT) dan penghulu pernikahan (Pak Kaum), metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara mendalam dan observasi.Hasil :Sebagian besar narasumber belum mengetahui usia pernikahan menurut undang-undang yang ditetapkan pemerintah dan mereka belum memahami dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksinya. Sebagian kecil narasumber sudah memahami usia pernikahan yang sesuai undang-undang namun sekitar budaya lokal lebih mendukung pada pernikahan dini. Stakholder di Wilayah tersebut mendukung adanya pernikahan dini di kaitkan dengan alasan agama, sosial ekonomi, dan budaya.Simpulan :Masyarakat di Dusun Gembongan kurang mengetahui usia yang ideal untuk menikah dikarenakan kurangnya pendidikan dan pengaruh lingkungan sekitaryang menjadi budaya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/27411
    Collections
    • Medical Education [2782]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV