• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBERIAN KREDIT (Analisis Terhadap SK ASN Sebagai Jaminan Kredit di Bank BPD DIY Cabang Pembantu Ngaglik)

    Thumbnail
    View/Open
    16 410 491 Yudhana Hendra Pramapta.pdf (3.003Mb)
    Date
    2020
    Author
    16 410 491 Yudhana Hendra Pramapta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Setiap kegiatan usaha perbankan seperti pemberian kredit wajib menerapkan prinsip kehati-hatian karena setiap pemberian kredit tentunya mengandung resiko, tidak terkecuali pemberian kredit dengan jaminan SK ASN dan dibutuhkan suatu bentuk perlindungan hukum terhadap bank selaku kreditor dalam pemberian kredit dengan jaminan SK ASN karena jaminan yang demikian itu hanya berlaku dan mengikat terhadap pemilik SK ASN tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian empiris dan metode pendekatan konseptual (Conceptual approach), pendekatan perundang-undangan dan pendekatan historis-sosiologis yang dipadupadankan dengan konsep-konsep, doktrin-doktrin, berbagai dasar hukum dan peristiwa yang menimbulkan sebab-akibat dari adanya hubungan hukum antar-manusia. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Bank BPD DIY Cabang Pembantu Ngaglik telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan kegiatan usahanya, seperti dalam pemberian kredit dengan jaminan SK ASN. Pada setiap kegiatan usahanya seperti dalam pemberian kredit dengan jaminan SK ASN, Bank BPD DIY Cabang Pembantu Ngaglik selaku kreditor mempunyai alat pelindung diri dalam bentuk-bentuk perlindungan hukum ketika ASN selaku debitor di mutasi yang mutasinya tersebut memberikan dampak terhadap kualitas kredit debitor. Kedepannya, diharapkan Bank BPD DIY Cabang Pembantu Ngaglik menyiapkan metode atau mekanisme khusus untuk menghadapi kasus-kasus di mutasinya debitor selaku ASN agar kredit yang berjalan tidak terdampak atau bahkan macet. Selain itu, perlunya usaha untuk senantiasa meningkatkan sumber daya manusia agar sumber daya manusia yang ada dapat selalu mengikuti perkembangan-perkembangan yang ada di dalam seluruh kegiatan usaha perbankan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26876
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV