• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KETEPATAN PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN KOTA SEMARANG NOMOR 12/BPSK/Smg/Put/Arbitrase/X/2011

    Thumbnail
    View/Open
    16410239 Mirza Adityawarman.pdf (1.681Mb)
    Date
    2020
    Author
    Mirza Adityawarman
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri penerbangan membutuhkan manusia sebagai pihak yang menjalankan kegiatan di industri penerbangan karena itulah hukum diperlukan untuk mengatur manusia dalam hidup bermasyarakat. Hukum dalam penegakannya harus memperhatikan suatu penerapan asas hukum. Asas ini berfungsi sebagai penyelesai konflik serta menjaga konsistensi dalam sistem hukum. Banyaknya peraturan perundang-undangan yang berlaku terkadang menjadi alasan asas hukum belum dapat diterapkan dalam memutus suatu perkara atau konflik. Sebagai contoh, kasus hilangnya bagasi penumpang Lion Air milik Herlina Sunarti. Putsan yang diberikan BPSK kota Semarang menghukum Lion Air berdasarkan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Berdasarkan penjelasan inilah, terdapat suatu permasalahan mengenai tepatkah pertimbangan putusan BPSK kota Semarang dalam perkara nomor 12/BPSK/Smg/Put/Arbitrase/X/2011 dari perspektif hukum penerbangan Indonesia? Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian hukum normatif dengan menerapkan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian dilakukan dengan melakukan membaca, mempelajari dan menelaah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder untuk mengetahui fakta mengenai penerapan asas hukum yang berlaku di Indonesia dalam putusan BPSK. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam putusan majelis BPSK nomor 12/BPSK/Smg/Put/Arbitrase/X/2011 yang ada di Kota Semarang majelis BPSK belum menerapkan asas hukum yang berlaku di Indonesia. Asas yang belum diterapkan dalam putusan yang diberikan oleh majelis BPSK kota Semarang yakni asas lex specialis derogat legi generali. BPSK kota Semarang dalam pertimbangan hukumnya memberikan putusan berdasarkan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang merupakan suatu aturan umum/lex generali dalam hal kesalahan yang dilakukan oleh Lion Air seharusnya BPSK kota Semarang dalam memberikan putusan terhadap perkara nomor 12/BPSK/Smg/Put/Arbitrase/X/2011 menggunakan UU Penerbangan dan peraturan pelaksananya yakni PP Angkutaan Udara yang masih berlaku pada saat perkara ini terjadi sebagai aturan khusus/lex specialis.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26862
    Collections
    • Law [3447]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV