• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas Ekstrak Kulit Kayu Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Sebagai Krim Anti Jerawat dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus

    Thumbnail
    View/Open
    02613029 Uswatun Khasanah.pdf (8.097Mb)
    Date
    2007
    Author
    Uswatun Khasanah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jambu mete adalah salah satu tanaman yang berkhasiat salah satunya sebagai ami jerawat dan bagian dari tanaman ini yang dapat dimanfaatkan adalah kulit kayu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya aktivitas ekstrak kulit kayu Jambu mete (Anacardium occidentale L.)(fam.Anacardiaceae) sebagai krim anti jerawat dalam menghambat pertumbuhan S. aureus. Penyarian kulit kayu jambu mete menggunakan alat soxhlet dengan pelarut metanol 60%. Sediaan cold cream dibuat dalam 6 fomula dengan variasi kadar ekstrak 0%0,5%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5% dan dilakukan uji stabilitas fisik setiap minggu selama 4 minggu penyimpanan meliputi viskositas, homogenitas, daya sebar dan daya lekat. Uji mikrobiologis meliputi perhitungan angka kuman dengan metode Standard Plate Count danaktivitas antibakteri dengan metode difusi yang dilakukan pada minggu ke 0dan ke 4. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa krim tetap homogen selama penyimpanan 4minggu. Hasil uji stabilitas fisik dianalisis secara statistik Korelasi Bivariate. Hasil menunjukkan bahwa semakin banyak kadar ekstrak kulit kayu jambu mete yang ditambahkan , daya sebamya semakin menurun, daya lekatnya semakin meningkat dan viskositas semakin meningkat. Dan semakin lama waktu penyimpanan, daya sebamya semakin meningkat, daya lekatnya semakin menurun dan viskositasnya semakin menurun. Hasil uji mikrobiologis dianalisis dengan uji ANOVA satu jalan, jika ada perbedaan yang signifikan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf kepercayaaan 95 %, hasil menunjukkan bahwa semakin lama waktu penyimpanan pertumbuhan kuman pada krim semakin meningkat dan krim ekstrak kulit kayujambu mete memiliki aktivitas terhadap S. aureus, makin tinggi kadar ekstrak kulit kayujambu mete maka diameter hambatnya semakin besar.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26292
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV