• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaan Karakteristik Gaya Hidup Mahasiswa Fakultas MIPA, Eksakta Lainnya dan Non Eksakta di Universitas Islam Indonesia Jogjakarta (Studi Kasus : Mahasiswa S1 Universitas Islam Indonesia Jogjakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    00611057 Aris Elfandari.pdf (12.72Mb)
    Date
    2005
    Author
    Aris Elfandari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gaya hidupsuatu komunitas atau individu adalah hal yang menarik untuk diperhatikan. Satu komunitas memiliki gaya hidup yang berbeda dengan gaya hidup komunitas lain. Begitujuga antara individu yang satudengan individu yang lain pada komunitas yang soma. Perbedaan gaya hidup dapat terjadi karena pengaruh lingkungan (nurture) atau dorongan dari individu ataupun komunitas itu sendiri (nature). Secara tidak disadari kesibukan akademis telah mempengaruhi pola perilaku para mahasiswa, yang lama-kelamaan berubah menjadi kebiasaan-kebiasaan tertentu, yang bisa saja berdampak positifmaupun negatif. Kebiasaan-kebiasaan ini akan membentuk gaya hidup dari mahasiswa. Dari berbagai kebiasaan tersebut, terbentuklah berbagai perbedaan gaya hidup antara mahasiswa MIPA dengan mahasiswa non-MIPA. Hal ini dapat terlihat dari gaya hidup mereka sehari-hari. Untuk menganalisis perbedaan gaya hidup mahasiswaMIPA, Eksakta dan Non Eksakta maka analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kluster. Dari analisis deskriptif dari ketiga fakuitas responden mempunyai karakteristik gaya hidup tidak jauh berbeda dari ketujuhbelas variabel yang ada, rata-rata mempunyai pola tidur, pola makan, pola olah raga, pola organisasi dan pola interaksi sosialyang idealmeskipun ada variabel yang mempunyai pola hidup kurang dari ideal tetapi tidak ada responden yang mempunyai pola hidup melebihi ideal. Dari ketiga fakuitas yang paling dominan mempunyai pola hidup ideal yaitu dari fakuitas Non-Eksakta. Analisis kelompok metode K-Means banyaknya responden/mahasiswa yang terbentuk dari ketiga kelompok yaitu kelompok 1 sebanyak 209 mempunyai pola hidup kurang ideal, kelompok 2 sabanyak 58 mempunyai pola hidup melebihi idealdankelompok 3 sebanyak 109 mempunyaipola hidup ideal, Responden yang menjadi fokus perhatian atau untuk menerapkan pola hidup yang ideal adalah responden-responden pada kluster I. Sedangkan pada kluster yang ada pada kluster IIIdapatdijadikanpengembangan dalam penerapanpola hidup ideal
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26224
    Collections
    • Statistics [1220]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV