Show simple item record

dc.contributor.advisordr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc
dc.contributor.authorMardi, Fery
dc.date.accessioned2020-11-13T20:49:55Z
dc.date.available2020-11-13T20:49:55Z
dc.date.issued2014-02-19
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/25149
dc.description.abstractDiseluruh dunia DM merupakan permasalahan yang akan terus meningkat, dengan insidensi mencapai 347 juta orang setiap tahunnya. Di Indonesia DM merupakan penyebab kematian ke-4 akan meningkat pada tahun 2030. Komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler dari DM merupakan akibat dari tingginya insidensi DM setiap tahunnya. Kuersetin merupakan antioksidan yang berasal dari alam dan termasuk dalam golongan flavonoid. Antioksidan golongan flavonoid adalah antioksidan yang paling terbanyak terkandung dibahan alami dan antioksidan yang poten dalam memperbaiki DM dan komplikasinya berupa stres oksidatif. Tujuan: Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan massa testis tikus antara kelompok perlakuan yang diberi kuersetin, glibenklamid, dan kombinasi (kuersetin glibenklamid) dengan kelompok kontrol (plasebo). Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental Post Test Control Group Design. Sampel terdiri dari 16 tikus wistar jantan dengan usia 12-16 Minggu dan BB 200-300 gram, sampel dibagi 4 kelompok setelah diinduksi dan dipastikan DM. Kelompok 1 adalah kelompok kontrol (K1) mendapat plasebo. Kelompok perlakuan 2 (K2) diberi kuersetin 20 mg/kgbb/hari. Kelompok perlakuan 3 (K3) diberi glibenklamid 5 mg/kgbb/hari. Kelompok perlakuan 4 (K4) glibenklamid 5 mg/kgbb/hari dan kuersetin 20 mg/kgbb/hari. Data diperoleh dari pemeriksaan massa testis tikus. Analisis data dengan SPSS 21.0 for Windows. Hasil: Massa testis kelompok kontrol K1 (1,234±0,636) lebih rendah dari K2 (2,404±0,586) dan K3 (2,658±0,3545) dan K4 (2,518±0,601). Berdasarkan Uji One Way Anova antar kelompok terdapat perbedaan yang bermakna (p = 0,013, p < 0,05). Kesimpulan: Pada penelitian ini, dapat disimpulkan adanya perbedaan massa testis putih (Rattus norvegicus) galur wistar DM tipe 2 yang dinduksi STZ-NA antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.en_US
dc.subjectmassa tesen_US
dc.subjectantioksidanen_US
dc.subjectflavonoiden_US
dc.subjectkuersetinen_US
dc.subjectDiabetesen_US
dc.titleEfek Pemberian Kuersetin Terhadap Massa Testis Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistar Jantan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Induksi Streptozocin-Nicotinamide Yang Diberi Dan Tidak Diberi Obaten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10711081


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record