• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Heart Rate Peserta Senam Aerobik Dan Yoga Di Yogyakarta

    Thumbnail
    Date
    2012-04-26
    Author
    Fitriani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Olahraga bertujuan untuk membangun kebugaran jasmani seseorang. Aspek terpenting dalam kebugaran jasmani adalah ketahanan kardiovaskular yang dapat dibangun dengan olahraga yang meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa darah yang mengandung banyak oksigen ke otot, seperti olahraga aerobik. Salah satu jenis olahraga aerobik yang paling sering dilakukan, terutama oleh wanita, yaitu senam aerobik. Selain aerobik, untuk melatih kebugaran juga terdapat senam pernapasan seperti yoga. Respon tubuh terhadap olahraga dapat dinilai melalui heart rate. TUJUAN Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan heart rate peserta senam aerobik dan yoga di Yogyakarta. METODE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik dengan pendekatan crosssectional. Kriteria inklusi dari penelitian ini adalah pesera senam aerobik dan yoga, wanita berusia >18 tahun dan tidak dalam keadaan hamil, masih aktif dan telah mengikuti senam >3 bulan secara rutin (3-5 kali seminggu), tidak memiliki riwayat dan gejala penyakit kronis terutama yang berhubungan dengan jantung, serta memiliki indeks massa tubuh yang normal (18,5-25,0). Penelitian dilakukan dengan menghitung heart rate peserta senam sebelum, saat, dan setelah berolahraga. HASIL PENELITIAN Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap 52 orang subyek yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan rerata heart rate pada kelompok senam aerobik dan yoga masing-masing sebesar 67,23 x/menit (std 4,581) dan 79,00 x/menit (std 6,119). Analisis data dengan menggunakan tes Mann Whitney. Hasil tes Mann Whitney pada variabel heart rate didapatkan p=0,000. KESIMPULAN Heart rate peserta senam aerobik lebih rendah dibandingkan dengan yoga dan hal ini bermakna secara statistik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/24861
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV