• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Ccl4

    Thumbnail
    Date
    2011-10-27
    Author
    Isnaeni, Rakhmatia Fadhilah/ 08711089
    Isnaeni, Rakhmatia Fadhilah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seiring perkembangan stigma masyarakat yang semakin positif dalam menjaga kesehatan dengan bahan-bahan alami, maka penting untuk dilakukan penelitian-penelitian terhadap bahan-bahan alami. Daun tanaman ubi kayu merupakan salah satu bahan alami yang sering dijumpai dan dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daun ubi kayu memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, vitamin C, dan β-karoten, beberapa senyawa tersebut memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun ubi kayu (Manihot esculenta) pada hewan coba tikus putih galur wistar jantan yang diinduksi CCl4. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium murni. Rancangan penelitian pretest-postest dengan kelompok kontrol (pretest-postest with control group). Sebanyak 25 ekor tikus dibagi dalam 5 kelompok, kelompok I merupakan kontrol negatif dengan perlakuan menggunakan akuades 1ml/200grBB, kelompok II diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun ubi kayu dosis 0,6mg/200grBB/1ml akuades, kelompok III dosis 1,2mg/200grBB/1ml akuades, kelompok IV dosis 2,4mg/200grBB/1ml akuades, kelompok V merupakan kontrol positif berupa vitamin E murni. Dilakukan pengukuran kadar malondialdehyde (MDA) awal hari ke-0, diikuti intervensi pada hari ke-1 sampai hari ke-5, induksi CCl4 pada hari ke-6, dan dilanjutkan pengukuran kadar MDA akhir pada hari ke-7. Penurunan kadar MDA dianalisis dengan analisis statistik metode Kruskal-Wallis. Hasil : Kelompok dosis terkecil ekstrak etanol daun ubi kayu yaitu 0,6mg/200grBB/1 ml akuades, memiliki aktivitas antioksidan dibandingkan dengan kelompok lain. Secara statistik perbedaan signifikan dengan nilai Sig.0,019 (p<0,05). Simpulan : Ekstrak etanol daun ubi kayu memiliki aktivitas antioksidan jika diberikan dalam dosis minimal yang ditunjukkan oleh penurunan kadar MDA pada tikus putih (Rattus novergicus) galur wistar jantan yang telah diinduksi CCl4.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/24829
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV