• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Dakwah Media Center di Yogyakarta (Mixed-Studio Dan Gedung Pameran) Penerapan Fleksibilitas Ruang Melalui Pendekatan Arsitektur Islam

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (104.6Kb)
    01.0 cover.pdf (394.1Kb)
    02 preliminari.pdf (426.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (506.6Kb)
    04 abstract.pdf (383.0Kb)
    04.1 abstract.txt (2.829Kb)
    05. 1 bab 1.pdf (1.170Mb)
    05. 2 bab 2.pdf (4.235Mb)
    05. 3 bab 3.pdf (2.808Mb)
    05. 4 bab 4.pdf (2.129Mb)
    05. 5 bab 5.pdf (324.4Kb)
    06. daftar pustaka.pdf (520.3Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (4.943Mb)
    07.2 lampiran 2.pdf (227.1Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (3.315Mb)
    Date
    2016
    Author
    Prabawani, Imas Amalia Meitri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta didominasi kalangan pemuda dikarenakan minat destinasi pendidikannya yang sangat tinggi. Namun, dewasa ini para pemuda terus mengalami kerusakan moral sehingga dibutuhkan ‘dakwah-kreatif’. Dakwah Media Center (DMC) hadir sebagai tempat produksi karya dakwah Islam secara kreatif dan pameran karya-karya dakwah melalui media berbentuk audio, visual, dan audio-visual. Fungsi utama dari DMC adalah studio-media, ruang-ruang workshop, auditorium, dan area untuk eksibisi. Studio media terdiri atas studio radio, studio movie, studio televisi, dan studio grafis. Baiknya animo dakwah-kreatif di kalangan pemuda menuntut adanya ruang-ruang fleksibel. Pendekatan fleksibilitas ruang melalui Arsitektur Islam menjadi solusi dari permasalahan desain DMC yang cukup rumit. Ruang-ruang fleksibel disini difokuskan pada studio media dan auditorium. Dengan pendekatan fleksibilitas ruang, dapat menyelesaikan tuntutan (a) perubahan terhadap kapasitas pengunjung dan (b) fungsi ruang. Fleksibilitas diselesaikan dengan (1) folding wall (2) sistem modul pada struktur , dan (3) konfigurasi ruang berdasarkan karakter fungsi penggunaan pada ruang-ruang di Studio DMC. Sebagai bangunan komunitas Umat Islam, DMC menggunakan (1) atap kubah, (2) dinding mashrabiyya, dan (3) ornamen Islam sebagai identitasnya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2478
    Collections
    • Architecture [3994]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV