• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Konsentrasi BOD5²º (Biochemical Oxygen Demand) dan Deterjen pada Limbah Cair Proses Pencucian Kendaraan Bermotor dengan Menggunakan Reaktor "Aerokarbonbiofilter"

    Thumbnail
    View/Open
    03513053 Mei Rani Nuringtyas.pdf (8.350Mb)
    Date
    2007
    Author
    Mei Rani Nuringtyas, 03513053
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup khususnya di kota Yogyakarta mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pelayanan. Jasa pencucuan kendaraan bermotor merupakan salah satu jenis pelayanan. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Yogyakarta meningkatkan jasa pencucian kendaraan bermotor. Usaha ini memberikan berbagai dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif yang ditimbulkannya adalah berkurangnya pengangguran dan meningkatnya pendapatan masyarakat. Sedangkan dampak negatif adalah timbulnva hmbah cair yang dihasilkan dari kegiatan tersebut yang apabila dibuang secara langsung ke badan air akan mengakibatkan pencemaran baik terhadap air maupun tanah. Tingginya konsentrasi BOD5²º dan deterjen merupakan salah satufaktor yang mengakibatkan air limbah tersebut hams diolah terlebih dahulu. Salah satu alternatifpengolahan untuk kasus ini adalah "reaktor Aerokarbonbiofilter". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efisiensi reaktor untuk menurunkan konsentrasi BOD5²º dan deterjen serta untuk mengetahui waktu optimal reaktor dalam menurunkan konsentrasi BOD5²º dan deterjen dari limbah pencucian kendaraan bermotor. Mekanisme kerja reaktor yang digunakan antara lain proses aerasi dengan tipe spray aerator dan multiple aerator, proses adsorbsi dengan karbon aktif dan zeolit, proses aerob dengan pembibitan mikroorganisme dan filtrasi oleh pasir kuarsa. Pada penelitian ini dilakiikan proses pembibitan mikroorganisme selama 40 hari setelah itu dilakukan pengolahan air secara kontinyu. Pengujian dilakiikan sekali dalam sehari selama sepuluh kali pengujian untuk masing - masing parameter pada bak ekualisasi dan outlet reaktor. Dari data tersebut dapat dilihat besarnya penurunan konsentrasi untuk tiap - tiap parameter. Dari hasil pengujian diperoleh : 1). Konsentrasi BOD5²º dan deterjen pada bak ekualisasi terjadi perubahan setiap harinya, 2). Terjadinya penurunan konsentrasi parameter BOD5²º dan deterjen dari bak ekualisasi ke outlet reaktor, 3). Reaktor Aerokarbobiofilter mampu menurunkan konsentrasi BOD5²º (Biochemical Oxygen Demand) sebesar 70 %, 67%, 80%, 67%, 50%, 80%, 60%, 50%, 50%, 50% walaupun terjadi penurunan dan kenaikan. 4). Reaktor Aerokarbobiofilter mampu menurunkan konsentrasi deterjen sebesar 48 %, 37%, 57%, 65%, 52%, 65%, 13%, 22%, 4%, 28% walaupun terjadi penurunan dan kenaikan, 5) Efisiensi penurunan konsentrasi BOD5²º tertinnggi terjadi pada hari ke-3 dan ke-6 sebesar 80% sedang untuk deterjen pada hari ke-4 dan ke-6 sebesar 65%.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24674
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV